Balita Meninggal Karena DBD, 100 Rumah Sekitar Lokasi Difogging

by -
Suasana saat fogging berlangsung.

Jember, Motim-Petugas Palang Merah (PMI) Jember, melakukan fogging terhadap 100 rumah warga di Dusun Krajan, Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, Rabu (9/6/2021). Hal tersebut dilakukan menyusul di lokasi tersebut ada seorang balita yang meninggal dunia akibat Demam Berdarah Dengue atau DBD.

Kepala Markas PMI kabupaten Jember, Rupiyanto kepada wartawan menjelaskan, warga Dusun Krajan pasca adanya balita yang meninggal dunia akibat DBD, merasa khawatir penyebaran penyakit tersebut semakin meluas. “Untuk itulah warga melalui Pemerintah Desa Tanggul Kulon meminta proses fogging ke PMI Jember,” jelas Rupiyanto.

banner 728x90

Atas permintaan tersebut, setelah melakukan survei lapangan, petugas langsung meluncur ke lokasi melakukan pengasapan terhadap 100 rumah yang berada di dusun tersebut. “Petugas melakukan pengasapan dengan teknik melingkar mulai dari rumah balita yang menjadi korban DBD,” jelasnya.

Lebih lanjut Rupiyanto menjelaskan, selauin melakukan pengasapan petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan tetap bersih, agar tidak menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti yang membawa penyakit DBP. “Sebab DBD hingga saat ini masih tetap menjadi ancaman selain covid-19,” tegasnya.

Sementara Kepala Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul Arifin Wahyuono mengatakan, warga yang terjangkit DBD merupakan warga Kabupaten Lumajang yang kebetulan menginap beberapa hari di dusun Krajan. “Kita berharap dengan adanya fogging dari PMI Jember, tidak ada lagi warga yang terkena penyakit DBD,” harap Arifin. (sp)

banner 728x90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *