Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Peristiwa

Dinkes Jatim Peringati HKN Ke 59 Gelar Implementasi Kegiatan Gerakan Masyarakat (Germas) Bersama Lintas Sektor

By admin
November 3, 2023

Surabaya Motim – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur melaunching peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 59 tahun 2023, dengan menggelar implementasi kegiatan Gerakan Masyarakat (Germas), bersama lintas sektor pada Jumat (03/10/2023). Berbagai kegiatan dilakukan, diantaranya senam pagi dan bazar makanan sehat oleh UMKM.

“Sesuai arahan dari pemerintah pusat rangkaian Hari Kesehatan Nasional yang ke 59 tahun 2023, bertema Transformasi Kesehatan Untuk Indonesia Maju,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jatim Dr.Erwin Astha Triyono,dr.Sp.PD,KPTI.

Dr.Erwin Astha Triyono,dr,Sp,PD,KPTI Kadinkes Prov.Jatim melakukan Pemeriksaan Tekanan Darah.

dr.Erwin menambahkan tantangan sistem kesehatan sekarang ini sangat besar. Diantaranya menekan kematian ibu dan bayi, serta menekan stunting.

“Di Jatim kita masih bisa menekan angka kematian ibu dan bayi, stunting dan menekan penyakit menular,” imbuhnya.

Lebih lanjut dr.Erwin menjelaskan, isu kesehatan saat ini masih bersifat upaya kuratif. Namun seiring dengan arahan Menteri Kesehatan, isu tersebut pelan-pelan digeser ke upaya preventif.

Dr.Erwin melepas Peserta Jalan Sehat .

“Hal ini harus diimbangi peran serta masyarakat. Karena tanpa itu akan kewalahan. Kita siapkan programnya, kita siapkan faskesnya, Posyandu, Puskesmas. Kita harap masyarakat mengakses itu,” jelasnya.

Erwin menegaskan ditahun 2024 pihaknya menargetkan 14 persen kasus stunting di Jatim. “Kalau jauh dibawah itu lebih bagus. Karena idealnya zero stunting,” terangnya.

Dr.Erwin juga menyoroti kecenderungan masyarakat terutama para milenial mengkonsumsi makanan cepat saji yang meningkat. Seiring dengan hadirnya applikasi di platform digital.

“Sayur Asem dan makanan sehat lainnya cenderung tidak diminati dibandingkan junkfood makanan cepat saji. Kita tidak melarang silahkan, tapi lebih aman maksimalkan makanan dirumah yang lebih sehat karena mengandung banyak serat.

Hal ini menjadi isu penting, bahwa sehat itu tidak instant melainkan harus diperjuangkan.” Pungkasnya.(ady)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Awas ..!! Bahayanya Hubungan Sesama Jenis , Meskipun Kasus Mpox di Jatim Nihil

Next

Cegah Teror Jelang Pilkada, Unit Patroli Sabhara Polres Gresik Sambangi Kantor Partai

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.