Diskop dan UKM Jatim Sosialisasikan Kawasan Industri Halal

by -
Dr.Mas Purnomo Hadi,MM Kepala Dinas Koperasi Dan UKM Prov.Jatim ketika usai membuka sosialisasi Percepatan Pengembangan Industri Halal di Jatim.

Surabaya, Motim-Halal Industrial Park Sidoarjo (Kawasan Industri Halal pertama di Indonesia) diperkenalkan oleh PT Makmur Berkah Amanda Tbk, dalam acara “Sosialisasi Percepatan Pengembangan Industri Halal di Jawa Timur” yang di gelar hari Selasa 25 Mei 2021, di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya.

Hadir dalam undangan 100 orang lebih UKM dan anggota Asosiasi UMKM di Jawa Timur, Pondok Pesantren/UKM Anggota OPOP Jatim, Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Dinas Koperasi dan UM Kabupaten/Kota serta Narasumber.

banner 728x90

Adi Saputro Tedja  Surya Direktur PT Makmur Berkah Amanda  memperkenalkan Master Plan Safe N Lock di Kawasan HIPS, Fasilitas Umum dan Infrastruktur yang tersedia, Nota Kesepamahan dengan LPPOM MUI, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kementerian Agama R.I. dan Pusat Kajian Halal ITS.

“Kawasan Industri Halal di Sidoarjo ini akan menjadi yang pertama di Jawa Timur dan di Indonesia, melalui HIPS ini para UKM dan IKM di Indonesia bisa mewujudkan mimpi untuk mempunyai pabrik,” kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur Dr. Mas Purnomo  Hadi, MM memberikan penekanan kembali, bahwa Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur melaksanakan Program Gubernur Jawa Timur Nawa Bakti pada Jatim Berdaya.

“Syarat halal dan haram, halal dan thoyyib adalah keyakinan umat Islam yang tidak bisa ditawar. Untuk menjamin pemeluk agama agar dapat beribadah dan menjalankan ajaran agamanya, negara berkewajiban memberikan perlindungan dan jaminan keamanan produk yang dikonsumsi masyarakat. Maka ketika ekspor produk ke luar negeri, syarat bersertifikat halal menjadi sangat penting, tertera di produk bersama dengan persyaratan lainnya,” kata Mas Purnomo Hadi.

Menurutnya, Gubernur Jawa Timur dalam kebijakan rembug nyekrup berharap agar semua OPD, BUMN, BUMD, perguruan tinggi membina UMKM, media sosialpun membina UMKM melalui medianya. Penta helix dilakukan dalam rangka pola pembinaan untuk kepedulian privasi UMKM yang mempunyai produk yang perlu difasilitasi, didampingi dalam pelaksanaan kegiatannya.

“Produk halal mempunyai tujuan memberikan kenyamanan dan keamanan, keselamatan bagi masyarakat dalam memproduksi dan menggunakan produk dan untuk meningkatkan nilai tambah bagi pelaku usaha untuk memproduksi dan menjual produk halalnya,” pungkasnya. (ady)

banner 728x90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *