Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
NganjukPeristiwa

Kuliner Tutup, Pedagang Tak Punya Penghasilan

By admin
July 8, 2021

Nganjuk, Motim-Pelaku usaha khususnya pedagang kuliner yang berjualan pada malam hari sangat terkena dampak  penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Sebab, mereka tak bisa berjualan, sehingga merekapun tidak mendapatkan penghasilan.

“Pemberlakuan PPKM Darurat Jawa Bali memberi dampak serius bagi kelangsungan usaha UMKM. Terlebih bagi sektor UMKM yang bergerak di sektor kuliner dan pedagang. Padahal dalam konteks Nganjuk, pelaku usaha kuliner merupakan sektor riil yang paling dominan,” kata Owner Kuliner, Mustopa Dwi Putra dalam keterangannya, Kamis, (8/07/2021).

Menurut dia kita semua menyadari kebijakan PPKM Darurat ini dalam upaya pemulihan kesehatan nasional yang lebih luas. Namun keberlangsungan geliat usaha UMKM sebagai tulang punggung ekonomi bangsa juga mesti diperhatikan.

Sebagai contoh, kata dia, Telaga Kuliner sebagai salah satu pusat kuliner di Depok terpaksa menutup operasional sehubungan pemberlakuan PPKM Darurat.

Ia mengatakan, sebagai dampak, ada 30 pedagang kuliner yang berjualan dan menutup usahanya sementara sampai selesainya masa PPKM Darurat. Dari pengelolaan 30 pedagang ini sedikitnya ada 72 orang yang dipekerjakan. Artinya lebih dari 100 orang yang sementara akan kehilangan penghasilan dari Kuliner dan pedagang. Ini dalam yang terlihat langsung dalam skala mikro.

Manajemen, kata dia, terpaksa menutup sementara Kuliner untuk kebaikan yang lebih luas. Kebaikan dalam rangka meminimalisir penyebaran Covid-19. Selain itu, jika mereka tetap buka sementara pesanan sepi, pembeli sepi mereka malah akan merugi.

“Kalaupun ada pesanan belum terlihat optimal. Sehingga ketimbang pendapatan tidak maksimal, pedagang memilih untuk tutup sementara,” tutupnya. (Isk)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Ops Yustisi di Jalan Wahidin SH Gresik, Ratusan Kendaraan Dipaksa Putar Balik

Next

Berkas Dinyatakan Lengkap, Kasus Dugaan Suap Bupati Nganjuk Segera Disidang

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.