Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
BondowosoPeristiwa

Eks Klinik Paru Jadi Pusat Isoman Pasien Covid 19

By admin
August 29, 2021

Bondowoso Motim-Sejumlah pasien isolasi mandiri (Isoman) di Bondowoso disebut mulai menempati isolasi terpusat yang disediakan oleh Satgas Covid-19 kabupaten, pada Jum’at (23/8/2021).

Isolasi terpusat sendiri ditempatkan di eks Klinik Paru yang kini disebut UPTD PTO PKT ( Pengembangan Tanaman Obat dan Pelayanan Kesehatan Tradisional ) di Desa Pancoran, Kecamatan Bondowoso.

Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, M. Imron menerangkan, pemindahan masyarakat Isoman itu akan dilakukan secara berkala.

Artinya penjemputan tidak dilakukan secara serentak, menyesuaikan dengan tim yang bertugas di lapangan.

Namun, pihaknya memastikan sudah menyiapkan segala kebutuhan pasien di tempat itu. Mulai dari peralatan hingga petugas.

Menurutnya, ada empat tenaga yang disiapkan di tempat Isoter itu. Di antaranya tenaga kesehatan (nakes), tenaga teknik kefarmasian, tenaga keamanan dari unsur TNI, Polri, dan Satpol PP.

Kemudian, disiapkan juga tenaga non kesehatan, terdiri dari cleaning service untuk bagian kebersihan.

“Termasuk teman-teman yang bertanggung jawab terhadap limbah. Itu kita siapkan semua,” terang pria yang juga Juru Bicara Satgas Covid-19 ini.

Ditanya perihal tenaga kesehatan, Imron menerangkan, para nakes yang bertugas nantinya akan diberlakukan sistem shift pagi, siang, dan malam..

Di masing shift, akan ada tiga perawat dan satu dokter.

“Para tenaga kesehatan yang ditugaskan di tempat itu adalah tenaga kesehatan dari berbagai puskesmas. Khususnya mereka yang sudah pernah bertugas pada 2020 lalu,” tutupnya. (Cw1)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Polrestabes Surabaya Salurkan Ribuan Paket Bansos Dalam Jum’at Berkah

Next

Wabup Tinjau Vaksinasi Siswa Dosis ke Dua

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.