Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
LumajangWisata

Ada Kerajinan Ukir dan Lukis dari Bambu di Desa Penanggal

By admin
August 5, 2020

Lumajang, Motim-Pemuda di Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro memiliki kreatiftas dalam membuat kerajinan. Dengan memanfaatkan potensi alam yang ada, dapat memperoleh penghasilan atau keuntungan melalui seni ukir dan seni lukis siluet.

Namun di Desa Penanggal seni lukis siluet dan seni ukir dilakukan dengan media yang berbeda. Karena seperti diketahui, biasanya seni ukir itu berbahan dasar kayu dan seni lukis berbahan dasar cat.

“Berbeda dengan pengrajin seni yang ada di Desa Penanggal, saya dan Rizco (Pengrajin Seni Lukis Siluet) memanfaatkan bambu sebagai media seni ukir, serta abu jerami sebagai media seni lukis,” kata Sendi, salahsatu pengrajin.

Ia juga mengatakan, bahwa bahan untuk membuat kesenian tersebut sangat alami dan mudah didapat.

“Biasanya kami mendapatkannya dari abu jerami sisa pembakaran petani di sawah, untuk kemudian diolah menjadi bahan untuk melukis,” ujarnya.

Sementara Rizco menambahkan, untuk mendapatkan bambu sangat mudah, karena di Desa Penanggal terkenal dengan potensi hutan bambunya.

“Awalnya, saya melihat bambu, kemudian saya coba untuk ukir dan saya kembangkan, eh kok bagus kemudian saya kembangkan lagi jadi suatu pekerjaan yang luar biasa,” ungkap dia.

Dirinya dan Sendi merupakan dua pengrajin yang sudah mendalaminya seni ukir dan seni lukis selama tiga tahun. Oleh karena itu, diharapkan agar ke depan Pemerintah Kabupaten Lumajang dapat memberikan dukungan untuk usaha seni ukir di Desa Penanggal.

“Kami harap, Pemkab Lumajang bisa memberi dukungan dengan memfasilitasi media promosi hasil kerajinan yang dihasilkan, sehingga bisa dikenal lagi di kota-kota lainnya,” harapnya.(fit)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Layani Pak Haji, Gadis Cantik asal Waru Digerebek Polisi

Next

HMP IPA UM Malang akan Gelar Kompetisi IPA se-Jawa Bali dan LKTI Nasional

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.