Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
LumajangPeristiwa

Terserang Kanker, TKI asal Lumajang Meninggal di Malaysia

By admin
August 7, 2020

Lumajang, Motim-Satu lagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Lumajang meninngal di luar negeri. Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Lumajang melaporkan, TKI bernama Eny Sumarti Timo dari Desa Tempeh Tengah Kecamatan Tempeh meninggal di Malaysia.

Wakil Ketua SBMI Lumajang, Madiono menyampaikan, Eny meninggal dunia setelah terserang penyakit kanker payudara dan diabetes. “Bu Eny berangkat bekerja ke Malayia dalam keadaan tubuhnya mengidap sakit diabetes,” katanya, Rabu (5/8).

Dari keterangan pihak keluarga, Eny bekerja di Malaysia sejak April 2017. Ia mulai mengeluh sakit di bagian payudara pada 25 Juli 2020. Kemudian dibawa ke rumah sakit di Kuala Lumpur dan didiagnosa menderita kanker payudara ganas.

“Pada tanggal 29 juli 2020 Bu Eny meninggal dunia di RS Kuala Lumpur,” ujar Madiono.

Pihak keluarga pun meminta agar jenazah Eny diterbangkan ke tanah air untuk dimakamkan di kampung halaman. SBMI Lumajang membantu pengurusan dokumen untuk memulangkan jenazah.

“Kita bantu pengurusan dokumen yang dibutuhkan BP2MI Serang Banten. Karena pesawat dari Kuala Lumpur ke Surabaya belum ada, jadi BP2MI Surabaya hanya melakukan pengawalan,” kata Madiono.

Proses pemulangan jenazah pun tidak secepat seperti biasanya dikarenakan adanya padami Covid-19. Butuh waktu sampai 7 hari, hingga jenazah tiba di Desa Tempeh Tengah.

“Bu Eny diterbangkan dari Kuala Lumpur ke Bandara Sukarno Hatta. Kemudian diantar dg Ambulan BP2MI Serang Banten kerumah duka. Sampai di rumah duka sekitar jam 8 pagi dan langsung dilakukan serah terima, terus dimakamkan di TPU setempat,” pungkasnya. (fit)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Tak Terima Anak Dicabuli Dukun, Ortu Lapor Polisi

Next

Permintaan Kapulaga Selama Pandemi Mengalami Peningkatan

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.