Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
LumajangPeristiwa

Guru di Lumajang Positif Covid-19, Program Guru Sambang Jalan Terus?

By admin
August 10, 2020

Lumajang, Motim-Ada dua guru di Kabupaten Lumajang yang saat ini terkonfirmasi positif Covid-19. Guru tersebut diketahui mengajar di salahsatu sekolah di Kecamatan Padang dan Kecamatan Lumajang.

Kepala Dinas Pendidikan Lumajang Agus Salim ketika dikonfirmasi membenarkan hal ini. Namun Ia menegaskan, kedua guru itu positif Covid-19 bukan dampak adanya Program Guru Sambang.

“Guru kena Covid-19 memang sudah musibah. Seperti yang di Padang itu riwayatnya (perjalanan) dari Malang kemudian  sakit,” ucapnya, Sabtu (8/8).

Pihaknya pun sudah mengambil sejumlah langkah. Untuk sementara waktu program guru sambang di dua sekolah tersebut dihentikan. Guru dan siswa kembali melaksanakan  kegiatan belajar dan mengajar secara daring.

“Langkah kita, seluruh guru di sekolah itu kita rapid, yang bersangkutan (positif Covid-19) kita isolasi. TKB (Tempat Kegiatan Belajar) guru sambang kita alihkan ke daring. Sekolahnya juga disterilisasi,” ujar Agus Salim.

Selain itu, kata Agus Salim, ada sekolah di Kecamatan Tempursari yang juga harus sementara waktu tak menjalankan program tersebut. Pasalnya di daerah sekolah itu dinilai rawan, setelah ada satu keluarga yang positif Covid-19.

Sementara di sekolah-sekolah lainnya, tetap harus menjalankan Program Guru Sambang. “Misalnya di TKB yang tidak di daerah yang terkena Covid-19, tetap jalan,” ucapnya.

Namun pihaknya sudah mengingatkan kepada semua pihak sekolah untuk lebih waspada dan hati-hati. Kepala sekolah harus selalu melakukan pengawasan dan melihat perkembangan Program Guru Sambang di semua TKB.

“Jika ada gejala yang kurang nyaman, ambil langkah yang cepat untuk dialihkan,” ucapnya.

Seperti diketahui, program ini sudah mulai berjalan sejak 28 Juli 2020. Evaluasi pun terus dilakukan. “Seminggu sekali kita evaluasi, bagaimana proses perkembangan Guru Sambang,” pungkasnya.

Data terakhir, total da 151 kasus positif Covid-19 di Lumajang. Sementara pasien yang sembuh ada 81 orang. Dan pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia mencapai 14 orang. (fit)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Sektor Pariwisata Harus Lebih Kualitatif

Next

Satlantas Polres Bondowoso Jaring 1079 Kendaraan

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.