Pembinaan Izin Usaha Perikanan Tangkap dI IPP Tambakrejo Kabupaten Blitar
Surabaya Motim – Seksi Verifikasi Perizinan Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan Pembinaan Izin Usaha Perikanan Tangkap di IPP Tambakrejo Kabupaten Blitar, Kamis (19/6/2025)
Kegiatan ini dihadiri oleh Koordinator IPP Tambakrejo Blitar, Plt. Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Blitar, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan, serta nelayan di wilayah Pantai Tambakrejo Blitar.

Hadir sebagai narasumber kegiatan:
1. Bapak Nofik Hari S, S.Pi (Plt. Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Blitar)
2. Bapak Wiyono, S.H, M.M (Ahli Ukur Kapal Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan)
3. Bapak Angga Bahtera S, S.Pi (Kepala Seksi Verifikasi Perizinan Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Blitar)
Acara dibuka oleh sambutan dari Bapak Fandy Ahmad, S. Pi. selaku Koordinator IPP Tambakrejo Blitar.
Adapun materi pertama dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Bapak Nofik Hari S, S.Pi tentang Pemberdayaan Nelayan di Kabupaten Blitar. Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Bapak Wiyono, S.H, M.M tentang Proses Penerbitan Kebangsaan Kapal. Materi terakhir disampaikan oleh Bapak Angga Bahtera S, S.Pi. tentang Mekanisme Perizinan Kapal Perikanan Berukuran 0-30 GT.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai syarat dan proses perizinan usaha perikanan tangkap. Serta menambah wawasan akan pentingnya kepemilikan dokumen kapal perikanan. Dalam sesi diskusi, pihak Kamladu menghimbau kepada nelayan tentang pentingnya pemasangan bendera pada kapal perikanan, serta saran kepada pihak pelabuhan untuk melengkapi akses keselamatan dan navigasi yang baik bagi nelayan. Dalam kegiatan juga dilakukan penyerahan E-Pas kecil dan E-BKP kepada nelayan.
Kegiatan ini diharapkan nelayan yang mempunyai kapal perikanan berukuran 0-30 GT untuk dapat mempunyai dokumen perizinan. Manfaat yang diperoleh jika perizinan kapal dilengkpai antara lain: kejelasan status hukum; ketenangan, keselamatan, dan keamanan menangkap ikan; memudahkan pendataan; mendapatkan subsidi BBM; dan menjamin pemasaran.(*/ady)