Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
HeadlinePemerintahanPeristiwaSurabaya

Sebanyak 98 UMKM Terseleksi , Jatim Fest 2025 Tidak Hanya Menjadi Ajang Promosi, Tetapi juga Menjadi Ruang Edukasi Ekonomi Rakyat

By Redaksi Memo Timur
October 2, 2025

Surabaya Motim – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Biro Perekonomian kembali menegaskan perannya sebagai episentrum kebangkitan ekonomi nasional lewat gelaran Jatim Fest 2025, sebuah festival ekonomi kreatif yang menyatukan potensi lokal, budaya, dan inovasi. Pameran akbar yang berlangsung pada 1–5 Oktober 2025 di 7Exhibition Mal Grand City Surabaya ini menjadi simbol semangat baru Jawa Timur pascapandemi dan di tengah tantangan ekonomi global.

Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Jawa Timur, Aftabuddin Rijaluzzaman ketika berada di Stand Biro Perekonomian dalam Pembukaan Pameran Jatim Fest 2025

Mengusung tema besar “UMKM Tumbuh, Ekonomi Bangkit”, Jatim Fest tahun ini menampilkan wajah baru dengan pendekatan yang lebih inklusif dan kurasi ketat terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ikut serta. Tak hanya menjadi ajang pameran, Jatim Fest 2025 juga diposisikan sebagai wahana interaksi bisnis, kolaborasi antarsektor, hingga ruang promosi produk unggulan yang siap menembus pasar nasional maupun global.

Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Jawa Timur, Aftabuddin Rijaluzzaman, dalam pembukaan pameran menuturkan bahwa pelaksanaan Jatim Fest kali ini tidak sekadar rutinitas tahunan, melainkan hasil penyusunan konsep matang untuk menampilkan potensi terbaik Jawa Timur.

“Ada tiga sektor utama yang kami tampilkan, yaitu wastra (kain tradisional), makanan dan minuman (mamin), serta heritage (produk warisan budaya dan kerajinan). Kami tidak ingin sekadar memajang produk, tapi menciptakan pengalaman ruang pamer yang terbuka, komunikatif, dan edukatif bagi pengunjung,” tuturnya , Rabu(01/10/2025)

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penyelenggara tahun ini menerapkan sistem pameran terbuka tanpa sekat-sekat kecil. Setiap stand didesain luas dan representatif agar produk yang dipamerkan dapat tampil maksimal. Dengan konsep open booth, pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan pelaku usaha, memahami cerita di balik setiap produk, sekaligus merasakan kualitasnya secara langsung.

Lebih lanjut, Aftabuddin menjelaskan, sebanyak 98 UMKM dari berbagai daerah di Jawa Timur berhasil lolos kurasi untuk ikut serta dalam Jatim Fest 2025. Jumlah tersebut dipilih dari 466 pendaftar, melalui proses seleksi ketat oleh tim independen yang menilai aspek kualitas, kontinuitas produksi, hingga keunikan produk.

“UMKM yang terpilih ini bukan sembarang peserta. Mereka adalah representasi dari standar baru UMKM Jatim yang siap bersaing di tingkat nasional dan global. Semua melewati proses pendaftaran, penilaian kualitas, keberlanjutan, dan keseriusan dalam produksi,” jelasnya.

Dalam pameran ini, seluruh produk yang dipamerkan dijual langsung. Pengunjung dapat membeli berbagai produk unggulan mulai dari kuliner khas, kain batik dan tenun lokal, hingga kerajinan tangan bernilai seni tinggi.

“Sistemnya, setiap pelaku UMKM menempatkan produknya di stand. Jika produk terjual, langsung diganti dengan stok baru. Kami sudah siapkan ruang tandon khusus agar selama lima hari pelaksanaan, produk tetap tersedia dan display tidak kosong,” tambahnya

Jatim Fest 2025 tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga menjadi ruang edukasi ekonomi rakyat. Setiap pengunjung dapat mempelajari bagaimana produk lokal tumbuh dari ide sederhana menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi. Di sisi lain, festival ini juga menjadi panggung pertemuan antara UMKM dengan investor, perbankan, dan mitra bisnis potensial.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap, melalui ajang ini, pelaku UMKM dapat memperluas jaringan, mendapatkan akses pasar lebih luas, serta meningkatkan literasi digital dan branding produk.

Selain itu, konsep heritage corner juga menjadi daya tarik tersendiri. Di area ini, pengunjung dapat melihat bagaimana warisan budaya Jawa Timur seperti batik Madura, tenun Lamongan, dan kerajinan khas Banyuwangi diolah secara kreatif menjadi produk modern tanpa kehilangan nilai tradisionalnya.

Gelaran Jatim Fest 2025 hadir di momentum penting: masa transisi ekonomi global dan pemulihan pascapandemi. Karena itu, festival ini juga menjadi simbol kebangkitan ekonomi daerah, sekaligus bukti komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk terus memperkuat ekosistem UMKM.

Dengan dukungan berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah, asosiasi industri kreatif, hingga komunitas lokal, Jatim Fest 2025 diharapkan menjadi model kolaborasi ekonomi baru berbasis budaya dan inovasi.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kebangkitan ekonomi Jatim dimulai dari bawah, dari UMKM yang tangguh, berkarakter, dan berdaya saing global,” pungkasnya.(*/ady)

Author

Redaksi Memo Timur

Follow Me
Other Articles
Previous

Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Sumsel Sukses Catatkan Transaksi Signifikan Capai Rp 1 Triliun Lebih, Optimis Perluas Pasar dan Perkuat Jejaring Perdagangan Antar daerah

Next

Buka Gelaran Jatim Fest 2025, Gubernur Khofifah Tegaskan Peran Strategis Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.