Surabaya Motim – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik 580 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (21/11/2025).
Prosesi pelantikan ini dilakukan berdasarkan dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 800.1.3.3/13954/204/2025.
Lantaran jumlah pejabat yang dilantik cukup banyak, proses pelantikan dilakukan dalam tiga sesi.



Dengan rincian Sesi I dilantik sebanyak 194 pejabat, Sesi II sebanyak 174 pejabat dan Sesi III sebanyak 212 pejabat.
Dalam sambutannya Gubernur Khofifah meminta pejabat adaptif di tengah tanganan kondisi fiskal yang tidak baik-baik saja.
“Tolong maksimalkan kinerja. Jangan ada program prioritas yang berkurang baik itu secara kuantitas maupun kualitas,” kata Khofifah.
Tak hanya itu, ia juga meminta mereka untuk segera memacu kinerja dan menjalankan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) di masing masing unit kerja yang baru.
“Maksimalkan seluruh energi untuk menjalankan tugas dan pengabdiannya terbaik,” ujar Gubernur Khofifah.
Di sisi lain, pelantikan ini dikatakan Khofifah cukup penting karena ada sekitar 2.836 para ASN yang pensiun.
Sehingga melalui pelantikan, pejabat yang dilantik akan langsung mengisi banyak pos tugas.
Gubernur Khofifah mengingatkan agar seluruh pejabat yang dilantik bekerja secara dinamis, terukur, memiliki kecepatan serta profesionalisme yang tinggi.
“Jangankan tugas dengan penuh ikhlas dan integritas. Insya Allah semua ikhtiar yang kita lakukan akan ada hasilnya,” ujarnya.
Keberhasilan Misi Dagang Jawa Timur
Ia mencontohkan keberhasilan Misi Dagang yang menjadi pendulang ekonomi sukses Jatim.
Pasalnya dalam setiap gelaran Misi Dagang di luar provinsi Jatim memperoleh transaksi lebih dari Rp 1 Triliun. Bahkan Misi Dagang di Singapura tembus Rp 4 Triliun.(*/ady)