Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
HeadlinePeristiwaSurabaya

Gubernur Khofifah Dorong RSUD Dr Soetomo Tembus Standar Global lewat ACGME AEC 2026 San Diego

By Redaksi Memo Timur
February 25, 2026

Surabaya Motim – Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, mendorong RSUD Dr Soetomo menembus standar global dengan berpartisipasi dalam Annual Educational Conference (AEC) 2026 yang digelar Accreditation Council for Graduate Medical Education (ACGME) di San Diego, Amerika Serikat.

Keikutsertaan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim itu dalam ajang yang berlangsung pada 19–21 Februari 2026 ini, dinilai sebagai langkah strategis untuk transformasi pendidikan kedokteran di Jawa Timur.

Gubernur Khofifah menegaskan dukungan penuhnya, agar RSUD Dr Soetomo mampu menyelaraskan kualitas layanannya dengan standar internasional.

RSUD Dr.Soetomo Surabaya.

“Partisipasi RSUD Dr Soetomo dalam konferensi ACGME ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kualitas pendidikan kedokteran di Jawa Timur agar selaras dengan standar internasional,” ujarnya ,Selasa (24/02/2026)

Target Jadi Rumah Sakit Pendidikan Utama

Menurut Gubernur Khofifah, undangan partisipasi dalam forum bergengsi yang diikuti profesional medis seluruh dunia ini tidak lepas dari peran vital RSUD Dr Soetomo. Rumah sakit ini diproyeksikan menjadi calon Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU).

Ada beberapa target utama yang ingin dicapai Pemprov Jatim melalui delegasi yang dikirim ke Amerika Serikat, antara lain:

*Memperkaya wawasan holistik terkait standar global pendidikan profesi kedokteran.

*Melakukan evaluasi dan penguatan sistem pendidikan medis yang sedang berjalan.

*Implementasi nyata ilmu untuk peningkatan kompetensi tenaga kesehatan.

*Persiapan menjadi pusat pendidikan kedokteran yang berdaya saing internasional.

Gubernur Khofifah berpesan agar ilmu yang didapat tidak hanya menjadi teori, melainkan diterapkan untuk pelayanan masyarakat.

“Peningkatan kualitas layanan kesehatan harus dimulai dari pendidikan yang unggul. Oleh karena itu, kami mendorong RSUD Dr Soetomo untuk terus berinovasi, beradaptasi dengan perkembangan global, dan menjadi pusat pendidikan kedokteran yang berdaya saing internasional,” tegasnya.

Adaptasi Kurikulum Internasional

Sementara itu, Direktur RSUD Dr Soetomo, Prof Cita Rosita, menyambut baik dukungan Gubernur Khofifah.

Ia menyebut ACGME AEC 2026 sebagai momentum emas untuk memperkuat sistem pendidikan residen dan fellow.

“Hal ini penting untuk memastikan bahwa sistem pendidikan residen dan fellow di RSUD Dr Soetomo terus berkembang, adaptif terhadap perubahan, serta berorientasi pada keselamatan pasien dan mutu layanan,” kata Prof Cita.

Ia menambahkan, hasil dari San Diego akan langsung dijadikan bahan evaluasi kurikulum dan tata kelola pendidikan profesi di rumah sakit rujukan nasional tersebut.

“Kami berkomitmen mengimplementasikan standar pendidikan kedokteran internasional secara bertahap dan berkelanjutan. Harapan kami, RSUD Dr Seotomo tidak hanya menjadi rumah sakit rujukan nasional, tetapi juga pusat pendidikan kedokteran yang unggul dan kompetitif di tingkat global,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Konferensi ACGME merupakan ajang pembelajaran unggulan di bidang pendidikan kedokteran pascasarjana (Graduate Medical Education/GME) yang diikuti lebih dari 5.000 profesional, pemimpin dan inovator medis dari seluruh dunia.(*/ady)

Author

Redaksi Memo Timur

Follow Me
Other Articles
Previous

Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Seniman dan Pelaku Budaya Jawa Timur

Next

Kadiskop dan UKM Jatim : Optimis Koperasi Desa Tembakau di Madura Bisa Jadi Pilot Project Kawasan Ekonomi Khusus.

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.