Hadapi PON Bela Diri dan PON 2028, KONI Jatim Terapkan Sistem Visual Coaching

Surabaya Motim – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur terus berinovasi mematangkan persiapan atlet. Menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri II 2026 di Sulawesi Utara, salah satu strategi utama yang diterapkan adalah penggunaan sistem Visual Coaching.
Sistem yang dikembangkan bersama Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ini bertujuan membantu para pelatih menyusun program latihan yang lebih terstruktur, terukur, dan ilmiah.
“Visual coaching ini memberikan gambaran umum sebagai panduan. Program latihan yang disusun harus dimasukkan ke dalam sistem agar bisa dipantau dan dievaluasi secara berkala,” ujar Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil, Jumat (13/3/2026).
Melalui sistem ini, setiap pelatih wajib menyusun rencana latihan yang akan didampingi langsung oleh tim Badan Pelaksana (Bapel) Puslatda dan Badan Sport Science (BSS) KONI Jatim.
Hal ini dilakukan untuk memastikan adanya keseragaman pola dan standar latihan, meskipun berasal dari cabang olahraga yang berbeda.
“Program latihan terdiri dari dua komponen, yaitu program umum sebagai dasar, dan program spesifik yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing atlet,” jelas Nabil.
Ke depannya, setelah Hari Raya Idulfitri, para pelatih akan dipanggil untuk mempresentasikan model latihan mereka guna ditelaah dan dievaluasi efektivitasnya.
Penerapan sistem ini tidak hanya untuk event jangka pendek, tetapi juga menjadi fondasi strategis untuk jangka panjang, termasuk persiapan menuju PON 2028 yang akan digelar di NTT-NTB.
“Tujuan utama kita jelas, memperoleh medali sebanyak-banyaknya. Harus ada target yang jelas agar hasilnya maksimal,” tegasnya.
Nabil menambahkan, Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) rencananya akan mulai berjalan pada April mendatang. Tahapan persiapan akan dimulai dari kesiapan menghadapi event, Babak Kualifikasi (BK) PON, hingga tampil maksimal di ajang puncak.
Dengan pendekatan berbasis sport science ini, KONI Jatim optimistis pembinaan atlet menjadi lebih terarah dan peluang meraih prestasi semakin terbuka lebar.(*/ady)