Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper

Gubernur Khofifah Bersama Kapolri Ziarah ke Makam Bung Karno, Gus Dur, dan KH Hasyim Asy’ari Jelang Hari Bhayangkara ke-80

By Redaksi Memo Timur
June 21, 2026

Surabaya Motim – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut ziarah ke makam Presiden Soekarno atau Bung Karno di Blitar menjadi pengingat penting tentang semangat perjuangan merebut kemerdekaan bangsa.

“Setiap ziarah ke makam Bung Karno menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini lahir dari perjuangan panjang para pendiri bangsa,” ujar Khofifah di Blitar, Sabtu 21/6/2026.

Ia menegaskan nilai yang diwariskan Sang Proklamator harus terus dijaga dan diterapkan. “Semangat persatuan, gotong royong, dan cinta Tanah Air yang diwariskan Bung Karno harus terus kita jaga dan diaktualisasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” lanjutnya.

Menurut Khofifah, nilai-nilai tersebut masih relevan untuk menjawab tantangan bangsa saat ini. Mulai dari penguatan persatuan nasional, pembangunan Sumber Daya Manusia, hingga mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Ia juga mengajak generasi muda meneladani kepemimpinan Bung Karno sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045. “Saat Indonesia Emas 2045, para pemuda akan menjadi pemimpin di berbagai sektor strategis. Kami berharap mereka memegang teguh nilai-nilai kebangsaan sebagaimana yang selalu diteladankan Bung Karno,” kata Khofifah.

*Ziarah Bersama Kapolri Jelang Hari Bhayangkara*
Gubernur Jatim mendampingi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam ziarah ke makam Presiden pertama RI tersebut.

Rombongan juga melanjutkan ziarah ke Kompleks Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Di sana mereka berziarah ke makam Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, serta makam Pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy’ari.

Kapolri mengatakan ziarah ini merupakan tradisi Polri menjelang Hari Bhayangkara ke-80. “Kami ingin menyerap dan menggali nilai-nilai yang diwariskan para pemimpin bangsa sebagai spirit bagi institusi Polri dalam menjalankan amanah masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Bagi Polri, nilai perjuangan Bung Karno, Gus Dur, dan KH Hasyim Asy’ari menjadi kekuatan moral untuk mengawal stabilitas nasional dan mendukung pembangunan menuju Indonesia Maju.

Turut hadir Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf Hasyim serta Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz yang memimpin doa selama prosesi ziarah.(*/ady)

Author

Redaksi Memo Timur

Follow Me
Other Articles
Previous

Gubernur Khofifah Resmikan Al-Akbar FishTech dan Panen Ratusan Melon IoT di Masjid Al Akbar Surabaya

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.