Bus Trans Jatim Koridor II Malang Raya Target Beroperasi Oktober 2026

15 Armada Disiapkan, Layani Rute Singosari hingga Kepanjen
Surabaya Motim – Bus Trans Jatim Koridor II untuk wilayah Malang Raya dipastikan akan beroperasi pada akhir tahun ini. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan seluruh persiapan rampung pada Oktober 2026, bertepatan dengan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur.

“Mudah-mudahan tahun 2026 ini launching. Insyaallah kalau bisa Oktober saat HUT Provinsi Jawa Timur,” kata Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono, di Surabaya, Rabu (5/8/2026).
*Dua Opsi Rute untuk Layani Warga*
Koridor II ini akan melayani perjalanan dari kawasan Singosari hingga Kepanjen. Nyono menyebut ada dua opsi rute yang sedang disiapkan.
Opsi pertama, bus dari Terminal Arjosari bisa melalui jalur bawah atau jalur tol, turun di Pakis, lalu menuju Kepanjen. Opsi kedua, bus akan terintegrasi di Terminal Hamid Rusdi dengan Koridor I Malang Raya.

Kepala Dinas Perhubungan
Ptovinsi Jawa Timur
“Rute Terminal Arjosari ke Terminal Hamid Rusdi juga jadi pertimbangan karena banyak angkot di sana. Tapi kita siapkan berbagai opsi,” tambahnya.
*Siapkan 15 Armada*
Untuk mendukung operasional, Pemprov Jatim menyiapkan 15 armada bus. Rinciannya, 8 bus berasal dari Kota Malang dengan 7 bus untuk operasional dan 1 bus cadangan. Sementara 7 bus lainnya akan dioperasikan dari Kabupaten Malang.
*Komunikasi dengan Sopir Angkot*
Meski muncul penolakan dari sebagian sopir angkot, Nyono menegaskan Pemprov Jatim tetap berkomitmen menyediakan transportasi umum yang murah, aman, dan nyaman.
“Memang tidak selalu 100 persen mendukung, pasti ada yang menolak. Tetapi Bus Trans Jatim ini sudah dinantikan oleh warga Malang. Kami komunikasi dengan Pemkot Malang untuk mencari jalan keluar bagi sopir angkot,” ujarnya.
Ia mencontohkan pola kemitraan yang sudah berjalan di Batu. Penumpang Trans Jatim yang turun kemudian diantar sopir angkot ke berbagai tempat wisata.
“Contoh di Batu, itu banyak penumpang bus Trans Jatim kemudian diambil oleh angkot untuk diantar ke tempat-tempat wisata. Sebenarnya Bus Trans Jatim bukan ancaman,” jelasnya.
Pemprov Jatim akan terus berkoordinasi dengan komunitas sopir angkot dan menampung aspirasi mereka agar kehadiran Trans Jatim memberi manfaat bersama.
*Tentang Trans Jatim*
Trans Jatim merupakan layanan bus antarkota dalam provinsi yang digagas Pemprov Jawa Timur untuk meningkatkan konektivitas, mengurangi kemacetan, dan menekan biaya transportasi masyarakat.(*/ady)
