Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
KesehatanLumajang

Dinkes Prediksi Ada Peningkatan Jumlah Penderita DBD

By admin
October 14, 2020

Lumajang, Motim – Dinas Kesehatan (Dinkes) Lumajang memprediksi ada peningkatan jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) ketika memasuki musim hujan. Hal ini mengacu pada tahun-tahun sebelumnya.

“Biasanya ada peningkatan, mulai November sampai dengan Maret-April, tergantung curah hujan. Kalau curah hujan tinggi beberapa hari, tapi justru curah hujan tak beratur jadi pemicu DBD,” kata Kepala Dinkes Lumajang dr. Bayu Wibowo, Selasa (13/10).

Ia menyebut, setiap tahun pasti ada kasus DBD di Lumajang. “Sekarang hampir di seluruh kecamatan ada kasus. Paling tinggi di kecamatan tertentu, seperti Kecamatan Kota (Lumajang), Jatiroto, Sukodono, Tempeh. Setiap tahun gitu,” ujarnya.

Lanjutnya, sebelum adanya pandemi Covid-19, pihak gencar melakukan penceghan DBD secara rutin. Bahkan ada petugas yang dibentuk di setiap RT untuk mengecek keberadaan jentik nyamuk di rumah warga.

“Pemeriksaan jentik nyamuk tiap minggu sekali,” ucapnya.

Bayu menegaskan, jika minimal 95 persen rumah di RT tersebut bebas dari jentik nyamuk, maka wilayah tersebut bisa dinyatakan aman. “Kalau di bawah itu, maka masih ada potensi DBD,” pungkasnya. (fit)

 

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Sirkuit BMX di Kawasan Selokambang Diperkirakan Selesai Akhir Tahun

Next

Pasien OTG Covid-19 Banyak Disebabkan dari Perjalanan Luar Kota

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.