Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
HeadlineJemberPolitik

Peluang Salam – Ifan Menang Sangat Besar

By admin
November 4, 2020

Jember, Motim – Arif Wibowo, Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Jember, menyebut pertarungan tiga pasangan calon dalam pemilihan kepala daerah tahun ini berlangsung ketat.

Kontestasi pilkada diikuti pasangan Faida dan Dwi Arya Nugraha Oktavianto, Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman, dan Abdus Salam – Ifan Ariadna. PDIP merupakan salah satu partai pengusung Salam-Ifan selain Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Amanat Nasional, Partai Perindo, Partai Golkar, dan Partai Berkarya.

“Sejauh ini perkembangannya bagus. Posisi berimbang antar setiap calon. Hari ini, kami menang di 12 kecamatan. Tapi posisinya secara keseluruhan dengan nomor urut 1 dan 2 di Kabupaten Jember berimbang. Terpaut 1-2 persen suara,” kata Arif, Selasa (3/11).

Sejauh ini, suara pemilih yang belum menentukan pilihan atau tidak mau mengungkapkan pilihan mereka mencapai 30 persen. Dengan demikian peluang Salam-Ifan sangat besar. “Saya mau tunjukkan siapa yang menang dan kalah tidak bisa dipastikan. Karena itu setiap paslon akan memperebutkan undecided voters,” kata Arif.

Dari para pemilih yang belum menentukan pilihan tersebut, sebanyak 24 persen menyatakan belum tahu ada pilkada dan 30 persen masih belum merasa yakin dengan tawaran rencana kebijakan dan program dari pasangan calon.

Arif menegaskan, untuk merebut suara pemilih yang belum menentukan pilihan tersebut, semua elemen pendukung dan pengusung Salam-Ifan harus melakukan kampanye intensif dam massif. “Tidak bisa mengandalkan calon,” kata mantan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Universitas Jember ini.

PDI Perjuangan sendiri terus bergerak dari rumah ke rumah. “Justru karena pandemi, harus door to door, rajin menyapa pemilih, dan itu strategi yang sama dilakukan paslon lain,” kata Arif. (sp)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Salam – Ifan Siapkan Beasiswa Stimulus Regenerasi Sektor Pertanian

Next

2 Pengguna Sabu Diringkus

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.