Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper

Mati Gara-gara Tabrak ‘Pantat’ Pikap

By admin
December 6, 2020

Jember, Motim – Berhati-hatilah saat berkendara, terutama menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan kita. Hal ini untuk menghindari kecelakaan seperti yang terjadi di Jalan Raya Umum Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, Minggu (06/12) sekitar pukul 06.40 WIB. Dalam peristiwa ini, satu orang terluka dan satu meninggal dunia, usai menabrak kendaraan lain di depannya.

Informasi di lapangan, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Scoopy P 2325 LD yang dikemudikan Nurkholis (38) membonceng Imam Budiono (50) keduanya warga Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, melaju dengan kecepatan sedang dari arah barat ke timur.

Di depan Scoopy ini, ada mobil pikap tak diketahui identitasnya melaju searah. Kemudian, di depan pikap ada truk gandeng berbelok ke arah SPBU. Kondisi ini membuat sopir pikap melakukan pengereman mendadak. Karena kondisi Scoopy yang terlalu dekat, akhirnya menabrak bodi belakang pikap tersebut.

Benturan itu mengakibatkan kedua pengendara Scoopy jatuh. Sementara pikap memilih melarikan diri. Warga kemudian membawa kedua korban ke puskesmas terdekat. Nurkholis, mengalami patah tulang tangan. Sementara Imam Budiono, meninggal di RSD dr Soebandi Jember akibat gegar otak.

Kapolsek Sukorambi Iptu Sigit Budiono, membenarkan kejadian itu. Usai kejadian, pihaknya langsung turun ke lokasi membawa korban dan mengamankan kendaraan. “Untuk kasusnya kita limpahkan ke Unit Laka Lantas Polres Jember,” ungkap Sigit. (sp)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Goyang Satu Jari Dirut PDAM Jember Tuai Polemik

Next

RSD dr. Soebandi Tidak Terima Pasien Ibu Hamil Dengan Kondisi Covid-19

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.