Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
HeadlineJemberPeristiwa

Santri Asal Bali Ditemukan Jadi Mayat di Sungai

By admin
March 23, 2021

Jember, Motim-Setelah dinyatakan hilang selama hampir 3 hari, mayat Nengah Agus Kurniawan (16) warga Pegayaman, Kabupaten Buleleng – Bali, akhirnya ditemukan di sungai Dusun Bregoh, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Selasa (23/03/2021) sekitar pukul 06.00 WIB. Sebelumnya, santri Pondok Pesantren Nurussalam, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, itu dinyatakan hilang terseret arus, Minggu (21/03/2021) pagi.

Koordinator Posko Basarnas Jember Prahista Dian saat dikonfirmasi melalui telpon selulernya menceritakan, pada saat Tim SAR gabungan melakukan pencarian, Selasa pagi sekitar pukul 06.00 WIB menerima informasi ada penemuan mayat di aliran sungai Mayang tepatnya di Dusun Bregoh Desa Sumberejo Kecamatan Abulu.

“Ada seorang warga bernama Aldo saat sedang memancing melihat ada mayat manusia mengambang. Atas informasi tersebut Tim SAR langsung meluncur ke lokasi,” ungkap Prahista.

Melihat wajah dan pakaian korban yang masih melekat akhirnya dipastikan mayat tersebut adalah Nengah Agus Kurniawan. “Setelah dibawa ke Puskesmas Sabrang untuk proses visum, jenazah korban dibawa ke Pondok Pesantren Nurussalam. Selanjutnya jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di tempat asalnya, yakni Pegayaman, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali,” ungkap Prahista.

Sementara Kapolsek Ambulu AKP M Sudariyanto juga membenarkan penemuan jenazah korban. Pihak keluarga korban menyatakan menerima bahwa korban meninggal murni akibat kecelakaan. “Dari hasil visum juga tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan. Dugaan kuat korban meninggal karena murni kecelakaan terseret arus sungai,” tegas Sudaryanto. (sp)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Launching ETLE, Polda Jatim Wujudkan Keinginan Masyarakat

Next

Puluhan Mahasiswa Terpilih Bantu Mengajar di Sekolah Lumajang

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.