Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Hukum dan KriminalLumajang

Operasi Lapas Sasaran Handak dan Narkoba Hanya Temukan Buku Karya Ba’asyir

By admin
April 7, 2021

Lumajang, Motim-Salahsatu nara pidana (napi) kasus terorisme bernama Ahmad Dani, tidak lama lagi akan menghirup udara bebas pada 2023. Upaya deradikalisasi yang dilakukan pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II-B Lumajang terhadap napi teroris masih terjadi tarik ulur.

Kalapas Klas II-B Lumajang, Agus Wahono, A.Md.IP, SH, MH, kepada sejumlah media menjelaskan, apabila napi teroris yang menjadi binaannya sedikit demi sedikit mulai ada perubahan. Salahsatu perubahan yang nampak dari napi tersebut yaitu mulai ada interaksi sosial dengan napi yang lain.

Menurutnya, napi teroris yang masih kuat kadar terorismenya, biasanya tidak mau berinteraksi dengan orang sekitar. Hal ini berbeda dengan Ahmad Dani. “Napi teroris ini sudah sering ikut salat jama’ah, ikut kegiatan-kegiatan di dalam lapas. Artinya kadar terorismenya sudah mulai berkurang,” tutur Agus Wahono, Selasa (6/4/21) malam.

Lebih jauh Agus menjelaskan, bahwa Dani ini sudah mau berikrar kembali pada NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) dan bersedia melepaskan baiat-baiat terorismemya. Namun, setiap kali napi ini mau menjalani kehidupan sebagaimana mestinya warga Negara yang baik, pihak keluarganya selalu menghalangi.

“Pihak keluarganya kurang setuju jika Dani ini berikrar setia pada NKRI, masih ada tarik ulur,” terang Agus.

Lanjutnya, hal itu dibuktikan dengan ditemukannya sebuah buku eksklusif karya Abu Bakar Ba’asyir dengan judul Ansharut Tauhid, memurnikan akidah menuju Khilafah Rosyidah di dalam kamar napi teroris tersebut.

Pihaknya menemukan buku tersebut ketika menjalankan operasi gabungan bersama Polres dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Lumajang. “Sebetulnya target kita adalah barang-barang berbahaya dan narkoba, tapi kita juga menemukan buku seperti itu,” tutupnya.

Perlu diketahui, Ahmad Dani merupakan salah satu pelaku pengeboman di kota Samarinda, Kalimantan beberapa waktu yang lalu. Ia divonis hukuman penjara selama 10 tahun dan tidak lama lagi akan bebas. (cw7)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Ribuan GTT/PTT Jember Akhirnya Terima SK Bupati

Next

Napak Tilas Dan Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa Awali Latgab SAR Di Madiun

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.