Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper

Calon Anggota PSHT Tewas saat Latihan

By admin
June 13, 2021

Jember, Motim-Seorang calon anggota perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) tewas saat mengikuti latihan. Belum diketahui penyebab kematian calon anggota tersebut.

“Peristiwanya terjadi Rabu (9/6) malam, sekitar pukul 23.30 WIB,” kata Kapolsek Tempurejo AKP M. Zuhri, Kamis (10/6/2021).

Korban diketahui bernama Farhat Ariansyah (18), warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Tempurejo. Sedangkan lokasi latihan di halaman rumah warga di Dusun Kauman, Desa/Kecamatan Tempurejo.

“Ada 4 orang yang mengikuti latihan, dengan 3 orang pelatih. Dimulai sekitar pukul 20.00 WIB. Awalnya adalah pemanasan dan lari – lari kecil,” terang Zuhri.

Kemudian pada pukul 21.00 WIB, latihan dilanjutkan dengan teknik tendangan. Selanjutnya pada pukul 22.00 WIB mereka beristirahat.

“Sekitar pukul 23.00 WIB latihan dilanjutkan dengan teknik tinggi. Sekitar pukul 23.30 WIB korban tiba-tiba pingsan,” terang Zuhri.

Korban kemudian dilarikan ke puskesmas setempat dengan dibonceng motor. Namun belum sampai ke puskesmas, korban diketahui sudah meninggal.

“Korban tetap dibawa ke puskesmas. Kita waktu mendapat laporan juga langsung datang ke puskesmas,” terang Zuhri.

Ketika korban hendak diautopsi, menurut Zuhri keluarga korban menolak. Pihak keluarga menyatakan menerima kematian korban sebagai takdir.

“Pihak keluarga korban juga membuat surat pernyataan menerima kematian korban. Surat pernyataan ditandatangani dengan disaksikan muspika,” kata Zuhri.

“Jadi diselesaikan dengan kekeluargaan dengan cara mediasi,” pungkas Zuhri.

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Bupati Prihatin 4 Kades Terlibat Narkoba

Next

Tim Ditreskrimum Polda Jatim Menangkap Puluhan Preman Yang Melakukan Pungli

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.