Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
HeadlineJemberPeristiwaSurabaya

Anggota DPRD Rasiyo Soroti Pendidikan di Jawa Timur.

By Redaksi Memo Timur
October 14, 2025

Surabaya Motim -Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Timur menyoroti besarnya alokasi anggaran belanja pendidikan Jawa Timur mencapai 9,2 triliun untuk 2026. Angka tersebut setara dengan sekitar 31 – 32 persen dari total belanja.

“Besarnya anggaran ini harus difokuskan pada peningkatan mutu pendidikan dan pemerataan akses pendidikan yang terukur, bukan sekadar capaian seremonial,” tutur Rasiyo , Senin (13/10/2025) sore.

Mantan kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur menyatakan bahwa, kegiatan yang berorientasi pada pemecahan rekor muri yang memanjangkan bendera.

“Rekor MURI itu dengan memanjangkan bendera itu wajar, tetapi yang paling penting adalah peningkatan mutu yang terukur dan akses pemerataan. Seperti, hasil karya siswa terkait ilmu pengetahuan dan teknologi serta cerdas cermat. Saya kira itu sangatlah bagus,” ujarnya.

Rasiyo menekankan, pentingnya pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan di Jawa Timur. Ia pun membandingkan APK tingkat SMP ini sudah mencapai 98 persen, sedangkan APK SMA/SMK baru mencapai sekitar 68 persen.

“Hal ini perlu kita rasakan didorong, dengan tentu memberikan bantuan kepada anak-anak yang tidak diterima sekolah negeri senilai 1 juta. Itu sudah bagus,” terangnya.

Rasiyo menyebut, anggaran tahun 2026 akan diberikan kepada siswa sebanyak 50.000 orang.

“Artinya, anak-anak yang seusia SMA/SMK harus sekolah. Jangan sampai ada yang putus sekolah,” tegas Politisi Partai Demokrat Jawa Timur.

Dari sisi kualitas, Rasiyo menjelaskan bahwa mutu pendidikan Jawa Timur sudah sangat bagus, terbukti dari capaian siswa Jawa Timur yang menjuarai sebagai Provinsi dengan anak-qnak terbanyak diterima perguruan tinggi negeri secara nasional.

“Itu mutu pendidikan. Mutu itu ukurannya anak-anak yang ikut tes di perguruan tinggi diterima dan prestasinya juga bagus,” imbuh dia.

Sebagai anggota dewan, Rasiyo menuturkan bahwa pihaknya juga akan melakukan fungsi pengawasan dan anggaran.

“Saya berharap penyusunan perencanaan pembangunan daerah (Perda) terkait pendidikan dapat melibatkan peran serta masyarakat secara luas,” pungkasnya.(*/ady)

Author

Redaksi Memo Timur

Follow Me
Other Articles
Previous

FTIK UIN KHAS Jember Gelar Seminar Tentang Pemanfaatan AI

Next

Dua Rekor MURI Jadi Kado Istimewa HUT ke-80 Provinsi Jawa Timur, Gubernur Khofifah: Persembahan Harmoni Generasi Emas Dari Bumi Majapahit.

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.