Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
HeadlineJemberPeristiwa

Ayah dan Anak Terseret Ombak, Satu Belum Ditemukan

By admin
April 11, 2021

Jember, Motim-Dua orang wisatawan terseret ombak Pantai Payangan Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Minggu (11/04/2021) sekitar pukul 13.00 WIB. Kedua korban merupakan ayah dan anak bernama Supriyadi (35) dan Ferdiansyah (9) warga Dusun Gaplek Barat, Desa Suci, Kecamatan Panti. Setelah dilakukan pencarian, Supriyadi ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara anaknya, Ferdiansyah hingga berita ini diturunkan sedang dalam pencarian.

Menurut Kapolsek Ambulu AKP M Sudaryanto, kedua korban datang ke pantai tersebut bersama beberapa anggota keluarga. “Infonya korban dan keluarganya ini sampai di pantai sekitar pukul 08.00 WIB. Selanjutnya, mereka mandi di pinggir pantai,” kata Sudaryanto.

Tiba-tiba saja, ombak besar datang dan menyeret tubuh Ferdiansyah. “Ayah si anak ini yakni Supriyadi melihat itu pas terseret ombak. Kemudian Supriyadi lari berusaha menarik tubuh anaknya itu,” jelas Sudaryanto. Namun nahas, Supriyadi ikut terseret ombak tersebut. Kedua korban pun dalam sekejap hilang tergulung ombak.

Keluarga dan warga sekitar langsung melaporkan kejadian tersebut kepada petugas. Selanjutnya, anggota kepolisian bersama SAR lokal Rimba Laut dan nelayan, melakukan penyisiran. Akhirnya, tubuh Supriyadi ditemukan sekitar 500 meter dari bibir pantai. “Saat ditemukan kondisi Supriyadi meninggal dunia,” jelas Sudaryanto.

Usai dibawa ke Puskesmas Ambulu untuk divisum, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka dan menolak untuk diotopsi. “Keluarga menganggap kematian korban murni kecelakaan, jadi menolak diotopsi,” kata Sudaryanto.

Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan dari kepolisian, Basarnas, SAR Rimba Laut dan nelayan, masih terus melakukan pencarian terhadap satu korban lainnya yakni Ferdiansyah. “Jika cuaca mendukung, kita terus lakukan pencarian. Kalau tidak ya kita lanjutkan besok. Mudah-mudahan segera ketemu,” pungkas Sudaryanto. (sp)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Ungkap Upal 4 Triliun dan Senpi Rakitan, Kapolda Beri Penghargaan Kapolresta Banyuwangi

Next

Kapolda Jatim Bersama Forkopimda Banyuwangi Pantau Vaksinasi Pelayanan Publik

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.