Surabaya Motim – Sejumlah pengendara motor di Jawa Timur mengeluhkan kendaraan mereka mogok hingga brebet setelah mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite.
Keluhan itu muncul di beberapa daerah antara lain Surabaya, Sidoarjo, Madura, Lamongan, hingga Tuban.
Menanggapi persoalan tersebut, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Pertamina untuk menindaklanjuti laporan masyarakat. Menurutnya, komunikasi dilakukan pada Selasa malam melalui perwakilan Pertamina.
“Kami sudah menghubungi Pertamina melalui Pak Deni pada Selasa malam, dan mereka mengonfirmasi menerima beberapa keluhan terkait kendaraan bau menyengat hingga brebet. Pertamina mengambil sampel di sejumlah SPBU dan view terminal BBM untuk diuji di laboratorium. Kami menunggu hasilnya,” ujar Emil saat ditemui awak media usai menghadiri sidang paripurna di Gedung DPRD Jatim, Surabaya, Kamis (30/10/2025) siang.
Emil menjelaskan, Pertamina bersama SPBU terus melakukan pengecekan kualitas bahan bakar. Pemeriksaan dilakukan melalui uji visual saat penerimaan BBM, uji densitas, hingga pengujian kandungan air.
“Hasil koordinasi sementara menunjukkan masih dalam standar. Namun, sama seperti masyarakat, saya juga menunggu penjelasan teknis yang lebih spesifik, karena dari laporan yang saya baca, tidak ditemukan kandungan air,” katanya.
Untuk menampung pengaduan, Wagub Emil menyampaikan bahwa kini Pertamina membuka posko keluhan bagi konsumen di 17 titik SPBU di wilayah Jawa Timur. Namun, belum ada posko di Kota Surabaya.
“Saya mendapat informasi ada 17 titik posko pengaduan, tetapi Surabaya belum termasuk. Setelah kami tanyakan, ternyata akan disiapkan empat posko di Surabaya yaitu di SPBU Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan Kayoon, Jalan Wonorejo, dan Jalan Kebonsari Tengah,” ungkap Emil.
Emil mengungkapkan bahwa selain menerima laporan, posko tersebut akan menindaklanjuti keluhan konsumen terkait dugaan kerusakan kendaraan akibat pengisian BBM.
“Saya sudah berkomunikasi dengan Pertamina, posko-posko ini sudah beroperasi dan siap menindaklanjuti aduan masyarakat,” ungkap dia.
Wagub Emil juga mengapresiasi langkah cepat Pertamina yang langsung melakukan uji laboratorium dan membuka layanan pengaduan tersebut.
“Pimpinan Pertamina langsung bergerak, bahkan tidak tidur untuk menyiapkan posko dan mengawal uji laboratorium. Hari ini, kita pantau semuanya termasuk hasil pemeriksaan dan perkembangan laporan yang masuk,” pungkasnya(*/ady)