Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
HeadlineHukum dan KriminalJemberPeristiwa

Bayi di Dusun Kramat Dibuang dan Dibakar

By admin
November 18, 2020

Jember, Motim – Sesosok mayat bayi ditemukan warga dalam kondisi mengenaskan, Rabu (18/11) sekitar pukul 08.00 WIB. Mayat bayi tersebut dibuang dan dibakar di pinggir sungai Dusun Kramat, Desa Sebanen, Kecamatan Kalisat. Polisi masih menyelidiki kasus ini. Namun polisi menduga kuat, bayi tersebut adalah hasil hubungan gelap.

Menurut Kapolsek Kalisat AKP Sukari, mayat bayi itu pertama kali ditemukan seorang penambang pasir sungai bernama Totok (35) warga sekitar lokasi. “Saksi Totok ini turun ke sungai sekitar pukul 06.00 pagi. Kemudian jam 08.00 dia naik untuk sarapan,” kata Sukari, saat dihubungi melalui Hpnya.

Saat naik dari sungai itulah, Totok melihat benda berwarna hitam seperti boneka yang terbakar. Karena penasaran, Totok mendekati benda itu. “Begitu didekati, ternyata itu adalah mayat bayi yang terbakar. Setelah itu, Totok ini memanggil warga yang lain kemudian melapor kepada kita,” jelas Sukari.

Dari hasil olah TKP, terdapat kain yang membungkus mayat bayi itu yang kondisinya juga terbakar. Selain itu, ditemukan sepasang sandal jepit warna putih biru tak jauh dari lokasi. “Kita belum bisa memastikan apakah sandal yang tertinggal di lokasi itu adalah milik pelaku. Namun ada dugaan ke sana (sandal milik pelaku),” kata Sukari.

Selain itu, Sukari belum bisa memastikan umur bayi malang tersebut. “Kalau melihat fisiknya, bayi memang besar. Tapi bisa jadi itu bengkak karena terbakar,” jelasnya. Sementara untuk jenis kelamin sang bayi, menurut Sukari adalah perempuan. “Kondisi bayi hampir seluruhnya terbakar. Jenis kelaminnya perempuan. Selebihnya kita menunggu hasil otopsi di RSD Kalisat,” pungkas Sukari. (sp)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Banyak yang Mati, Perlindungan Mata Air Harus Dilakukan

Next

Biaya Satu Pasien Covid Mencapai Rp 184 Juta

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.