Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
HeadlineLumajangPeristiwaSurabaya

Blegur Prijanggono Wakil Ketua DPRD Jatim Prihatin Pelajar Jadi Pengguna Narkoba , Orang Tua Harus Lebih Waspada

By Redaksi Memo Timur
November 17, 2025

Surabaya Motim – Maraknya peredaran narkoba di Jawa Timur, khususnya di kota Surabaya, kembali menyasar pelajar. Kondisi ini mendapat sorotan dari Wakil Ketua DPRD Jatim Blegur Prijanggono. Ia menyayangkan masih banyak generasi muda yang terjerumus barang haram tersebut.

“Pelajar adalah calon penerus bangsa. Melihat peredaran narkoba yang makin masif, tentu ini memerlukan perhatian serius dari aparat baik Polri maupun BNN,” ujar Blegur di Surabaya, Sabtu (15/11/2025).

Blegur menilai jalur masuk narkoba kini tak hanya melalui metode konvensional. Karena itu, ia menekankan perlunya pengawasan ketat, baik dari orang tua maupun lembaga resmi.

“Kita tahu yang paling dirusak hari ini adalah generasi muda. Mereka juga belum mampu memfilter informasi di media sosial secara bijak,” jelas dia.

Politikus Golkar ini menegaskan pentingnya pendampingan orang tua. Ia pun menilai upaya negara melalui Polri dan BNN harus diperkuat untuk memutus mata rantai peredaran, termasuk yang menyasar sekolah.

“Harapan kita kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang. Meskipun memang, memusnahkan pengedar narkoba tidak mudah,” tambahnya.

Ia pun juga menyinggung pola penyebaran narkoba yang kini semakin masif. Karena itu, ia meminta BNN Jatim memperkuat kolaborasi dengan BNN kabupaten/kota dan kepolisian.

“Kalau perlu, BNN menggelar edukasi ke seluruh sekolah. Karena pengguna yang terjaring kebanyakan justru usia SMP dan SMA,” tegas Blegur.

Menurutnya, tanpa pengawasan ketat, generasi muda akan mudah terpengaruh ajakan melalui media sosial (medsos). Blegur pun menilai medsos menjadi salah satu celah yang dimanfaatkan jaringan pengedar.

“Anak-anak hari ini sudah memegang handphone sejak kecil. Negara tidak mungkin membatasi teknologi, jadi peran orang tua sangat penting,” tutur Blegur.

Ia pun kembali mengingatkan agar orang tua memastikan anak tidak bebas mengeksplorasi konten di medsos tanpa pengawasan.

“Pengedar memanfaatkan medsos sebagai pasar. Karena itu, orang tua dan aparat harus sama-sama waspada melihat dampak-dampaknya,” pungkasnya.(*/ady)

Author

Redaksi Memo Timur

Follow Me
Other Articles
Previous

Gubernur Khofifah Sambut Peserta Gowes Tour de’ Jakarta–IKN, Ajak Gaungkan Spirit Kebersamaan dan Kenusantaraan

Next

Gubernur Khofifah Hadiri Sidang Paripurna DPRD Jatim , APBD Jatim 2026 di Sahkan

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.