BPBJ Jatim Tampilkan Jatim Bejo di Opening Ceremony The 12th K-UKM Expo 2025 di Royal Plaza
Surabaya Motim – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Biro Pengadaan Barang dan Jasa Jawa Timur dalam peran Standnya Mengikuti Pameran 12 Th Dinas Koperasi dan UKM Jatim yang di Gelar di Royal Plaza Surabaya .
Biro Pengadaan Barang dan Jasa Jawa Timur menampilkan Pelayanan Jatim Bejo di Expo UKM kali ini.

Jatim Bejo adalah program belanja online dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). Program ini bertujuan untuk mempermudah akses pelaku UMKM, pejabat pembuat komitmen, dan pejabat pengadaan. Jatim Bejo bekerja sama dengan CV Gratis Ongkir, sebuah marketplace yang telah ditetapkan sebagai mitra toko daring oleh LKPP.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, mewakili Gubernur Jatim, menuturkan ,” Bahwa UMKM memegang peranan penting dalam menopang ekonomi daerah. “Dengan kontribusinya yang besar terhadap serapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi daerah, UMKM memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan ekonomi kita,” tuturnya.
“Pemerintah Provinsi terus berkomitmen untuk memperkuat ekosistem UMKM agar makin tangguh, adaptif, dan kompetitif di tengah tantangan global.
Melalui gelaran tahunan ini, semangat kolaboratif antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat diharapkan terus terbangun, sebagai fondasi menuju kemandirian dan kemajuan UMKM Jawa Timur.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan digelarnya lomba fashion show untuk anak-anak dan dewasa, parade busana dari penyandang disabilitas, serta business matching bertajuk unik “Nyomblangin K-UMKM”. Kegiatan ini mempertemukan para pelaku usaha dengan pembeli potensial dan mitra strategis untuk membuka peluang kerjasama yang lebih luas.
Tak hanya berorientasi pada promosi, acara ini juga menyentuh aspek peningkatan kapasitas pelaku UMKM melalui workshop kreatif seperti Macrame, Clay Art for Kids, serta pelatihan pemasaran digital dan kreatif. Semua dirancang untuk mempercepat adopsi teknologi dan meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal di era digital.Metode tersebut mencakup e-purchasing, pengadaan langsung, penunjukan langsung, tender cepat, dan tender.

“E-purchasing melalui toko daring dan e-katalog menjadi solusi praktis bagi UMK untuk mengembangkan usaha mereka di platform digital,” jelasnya .
“Pada Momen ini mengungkapkan strategi untuk meningkatkan profit melalui e-purchasing, seperti memastikan nama produk yang terstruktur dan akurat agar pembeli lebih mudah menemukan dan memahami produk.

“Informasi produk yang lengkap dan jelas, dilengkapi dengan gambar yang menarik serta harga yang bersaing, akan meningkatkan exposure produk di toko daring,” terangnya.
Salah satu daya tarik utama dalam event ini adalah Panggung Borong UMKM, sebuah sesi belanja produk lokal dalam format bundling dengan harga khusus. Konsep ini dihadirkan untuk mendorong peningkatan transaksi sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap produk dalam negeri.”imbuhnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Endy Alim Abdi Nusa, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dukungan pemerintah terhadap UMKM tidak berhenti pada aspek promosi saja, melainkan menyentuh pula penguatan kapasitas dan akses pasar.
“Expo, business matching, hingga pelatihan digital menjadi wujud nyata dukungan pemerintah agar pelaku UMKM mampu tumbuh berdaya saing, menembus pasar yang lebih luas, dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah maupun nasional,” pungkasnya.(*/ady)