BPSDM Jatim Tutup Latsar CPNS Golongan II dan III Angkatan 2026, Cetak ASN BerAKHLAK dan Berintegritas

Surabaya Motim – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur resmi menutup _Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS)_ Golongan III Angkatan XXXIV, XXXV, dan XXXVI serta Golongan II Angkatan XXXIV Tahun 2026.
Acara penutupan digelar di BPSDM Jatim Kampus Surabaya pada Jumat, 5 September 2026. Kegiatan ini menjadi tahap akhir pembekalan bagi para CPNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebelum resmi bertugas melayani masyarakat.

Terlihat dalam kegiatan tersebut, para peserta Latsar mengikuti upacara penutupan dengan tertib. Rangkaian acara meliputi laporan penyelenggaraan, sambutan, hingga penyerahan sertifikat dan penghargaan kepada peserta terbaik dari masing-masing angkatan.
Dalam sambutannya, Sekretaris BPSDM Jatim Nurul Hayati,S.STP.,M.Sos. menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan dengan baik. Ia menekankan bahwa Latsar bukan hanya sekadar syarat administrasi, tetapi merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter ASN.
“Para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK: Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif dalam setiap tugas dan fungsi di instansi masing-masing,” ujarnya.
*Pembekalan Menuju ASN Profesional*
Selama mengikuti pelatihan, para peserta tidak hanya dibekali materi tentang wawasan kebangsaan dan nilai-nilai dasar PNS, tetapi juga praktik pelayanan publik. Tujuannya agar para CPNS memiliki kompetensi, integritas, dan semangat melayani sejak awal masa pengabdian.
Suasana haru dan bangga juga tampak saat penyerahan sertifikat kepada peserta terbaik. Momen ini menjadi bukti kerja keras dan dedikasi para peserta selama mengikuti pelatihan.
Acara ditutup dengan foto bersama seluruh peserta, widyaiswara, dan jajaran pejabat BPSDM Jatim. Dengan ditutupnya pelatihan ini, diharapkan lahir ASN Pemprov Jatim yang profesional, berintegritas, dan siap menjadi motor penggerak pembangunan di Jawa Timur.
Penutupan Latsar ini menjadi langkah strategis Pemprov Jatim dalam menyiapkan aparatur yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki mental dan moral yang kuat untuk melayani masyarakat. (*/ady)
