Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
BondowosoHeadline

Diduga Belum ST2, Proyek Air Bersih Rp 1 Miliar di Kawah Wurung Bondowoso Gagal Konstruksi

By admin
July 28, 2020

Bondowoso, Motim – Pembangunan proyek sarana dan prasarana air bersih di kawasan destinasi wisata Kawah Wurung (Kawu) Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur mengalami gagal total alias tak bermanfaat.

Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemkab Bondowoso tahun anggaran 2018 lalu, hingga sampai saat ini,  belum bisa dimanfaatkan oleh wisatawan maupun warga setempat.

Pak Rina, warga Sumber Macan kecamatan Ijen, mengatakan bahwa sumber air yang dari Gunung Ranti itu ada. Bahkan disana sumber mata airnya bukan hanya satu, tapi cukup banyak.

Menurutnya, air yang dari gunung Ranti bukan tidak mau turun kebawah bila sesuai dengan konstruksi. Tapi ada kesalahan teknik dalam pemasangan atau penyambungan pipa itu.

“Saat pemasangan pada waktu itu pipa langsung ditanam tanpa tidak berurutan. Harusnya pipa disambung dari atas mengikuti turunnya air sampai kebawah dan harus diberi ruang angin,” katanya, saat dikonfirmasi Motim.

Selain itu, sambung Pak Rina, penyambungan pipa dari atas langsung turun, tetapi tidak jauh kemudian langsung naik. Sementara pipa dibawah ditanam terlebih dahulu, sehingga air tidak akan naik karena masuk angin.

“Beda jika diatas ada pendorong dari mesin. Walau turun naik pasti air juga akan mengalir.menurut saya proyek itu gagal kontruksi,”ungkapnya.

Sebenarnya, dulu airnya sudah hampir sampai di Kawah Wurung namun tidak berlangsung lama air itu mati. Sehingga waktu kebakaran tahun kemarin pipanya juga ludes dilalap si jago merah karena pipa yang di hutan itu tidak tertanam.

“Pipanya sekarang sebagian sudah tidak ada karena habis terbakar saat hutan ditahun kemarin kebakaran,” jelasnya.

Lanjut Pak Rina, buktinya sampai saat ini sudah dua tahun lamanya hasil proyek tersebut mangkrak tak satupun yang mau bertanggung jawab.

“Kalau tidak mempunyai pengalaman masang air diwilayah pegunungan jangan coba-coba biar tidak hilang biaya besar. Karena kondisinya turun naik,” pungkasnya.

Data yang dihimpun oleh Motim, bahwa sampai saat ini proyek itu masih belum ST2 dari rekanan oleh dinas PUPR Bondowoso.

Diketahui kode lelang proyek sarana dan prasarana air bersih di kawasan destinasi wisata Kawu itu bernomor 1045472. Penanggung Jawabnya adalah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). (her)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Ingin Kuasai Harta Korban untuk Pulang Kampung, Pasutri Tega Bunuh Pemilik Panti Pijet

Next

Penjual Masker Tewas Dihantam Panther

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.