Dishub Jatim Pastikan Kesiapan Armada dan Mudik Gratis Untuk Lebaran 2026
Surabaya Motim – Masyarakat kini sudah dapat mulai merencanakan perjalanan mudik seiring dibukanya penjualan tiket angkutan Lebaran 2026 untuk moda transportasi utama seperti kereta api dan kapal laut. Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim memastikan bahwa kesiapan seluruh armada dalam kondisi aman dan terkendali.
Kepala Dishub Jatim, Dr.Ir.Nyono,ST.,MT menyatakan bahwa berdasarkan hasil analisis rencana operasi, tidak ditemukan persoalan krusial yang mengancam kelancaran arus mudik tahun ini. Ia menyebut sektor angkutan umum, khususnya kereta api, berada dalam kondisi yang sangat stabil.
“Di posisi penyeberangan memang ada banyak perubahan, tapi untuk kereta api dan angkutan umum relatif tidak ada masalah. Semua analisis rencana operasi kita tidak ada yang terlampaui,” ujar Nyono saat memberikan keterangan terkait kesiapan transportasi Lebaran 2026.
Dishub Jatim terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk operator transportasi darat, laut, hingga pengelola pelabuhan. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik, terutama pada titik-titik yang diprediksi akan mengalami kepadatan tinggi.
Masyarakat diimbau untuk segera memanfaatkan kanal penjualan tiket resmi agar mendapatkan kepastian keberangkatan dan menghindari praktik percaloan.
Pemprov Jatim memastikan program Mudik Gratis Jatim akan tetap dilaksanakan pada Lebaran 2026. Namun, Nyono memberikan catatan bahwa volume armada pada tahun ini kemungkinan akan mengalami penyesuaian dibanding tahun lalu.
“Mudik gratis masih ada, tapi kemungkinan (pendaftaran) menjelang Lebaran. Volumenya mungkin berubah, bisa lebih sedikit karena kondisi fiskal pemerintah provinsi menurun,” jelasnya.
Sebagai perbandingan, pada program Mudik Gratis 2025, Pemprov Jatim mengerahkan 343 bus yang melayani 17 jurusan ke 20 kabupaten/kota, mulai dari rute Banyuwangi, Pacitan, hingga Sumenep. Program tersebut juga melayani rute Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dari Jakarta ke Jatim, serta angkutan laut menuju Pulau Raas dan Pulau Sapudi dengan total pemudik mencapai 17.680 orang.
Meski ada potensi pengurangan volume akibat penyesuaian fiskal, Dishub Jatim berkomitmen tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan fasilitas mudik aman dan nyaman. Masyarakat diminta untuk terus memantau informasi terbaru mengenai jadwal pendaftaran mudik gratis melalui kanal resmi Dishub Provinsi Jawa Timur.” Pungkasnya.(*/ady)