Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper

Dishub Jatim Targetkan Penutupan Permanen 100 Titik Perlintasan Sebidang Berdimensi Sempit

By Redaksi Memo Timur
May 18, 2026
Dr.Ir.Nyono ,ST.,MT Kadishub Jatim bersama Kabid PJT Dishub Jatim Joko Pitoyo Serta Plt.Sekretaris Dishub Jatim Farid Susanto Ketika temui teman-teman Media.

Surabaya Motim – Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur menargetkan penutupan permanen sekitar 100 titik perlintasan sebidang kereta api yang memiliki lebar jalan di bawah 2 meter. Langkah ini diambil untuk menekan angka kecelakaan di perlintasan yang tidak memiliki palang pintu.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Dr. Ir. Nyono, S.T., M.T., menjelaskan bahwa perlintasan dengan dimensi sempit dinilai tidak efektif dan membahayakan pengguna jalan.

“Perlintasan yang lebarnya di bawah 2 meter akan kami usahakan untuk ditutup karena tidak efektif. Nanti akan digabungkan ke perlintasan yang sudah berpenjaga dan memiliki palang pintu 24 jam,” ujar Nyono di Surabaya, Selasa (12/5/2026).

Menurutnya, lebar jalan yang sempit tidak memungkinkan dilalui kendaraan roda empat. Namun, jalur tersebut sering diterobos sepeda motor sehingga menjadi titik rawan kecelakaan.

“Mobil saja mepet dan tidak bisa saling menyalip. Volumenya kecil, tetapi yang lewat justru sepeda motor yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. Lebih baik kita tertibkan bersama PT KAI,” lanjutnya.

300 Titik Sudah Tertangani, 100 Titik Akan Ditutup
Dari total 555 perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Jawa Timur, sebanyak 300 titik telah ditangani melalui pemasangan palang pintu dan pembangunan pos jaga.

Saat ini tersisa 213 titik perlintasan yang belum dijaga. Dari jumlah tersebut, 100 titik dengan lebar di bawah 2 meter akan ditutup permanen. Sementara untuk perlintasan dengan lebar di atas 3 meter, Dishub Jatim memastikan akan dipasang palang pintu dan dibangun pos penjagaan.

Nyono menambahkan, dari 100 titik yang ditargetkan ditutup, 6 titik telah rampung dikerjakan dan 44 titik lainnya sedang dalam proses. Sisanya, sekitar 63 titik, ditargetkan selesai tahun depan.

“Yang efektif nantinya tinggal 113 titik. Tahun ini kita targetkan selesai 50 titik jika ada tambahan anggaran. Sisanya 63 titik akan kami selesaikan tahun depan,” jelasnya.

Pemprov Bantu Lewat Mekanisme Hibah
Meski berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan No. 94 Tahun 2018 perlintasan di jalan kabupaten/kota menjadi kewenangan pemerintah daerah setempat, Pemprov Jatim tetap memberikan bantuan melalui mekanisme hibah.

Pemprov akan membangun fisik palang pintu dan pos jaga, kemudian menghibahkannya kepada pemerintah kabupaten/kota. Adapun gaji petugas penjaga perlintasan dibebankan pada anggaran pemda masing-masing.

“Kami bantu bangun fisiknya supaya tidak ada lagi alasan keterbatasan anggaran dari daerah. Kalau mereka tidak menganggarkan dan kecelakaan terjadi lagi, itu yang ingin kami hindari,” pungkasnya(*/ady)

Author

Redaksi Memo Timur

Follow Me
Other Articles
Previous

Gubernur Khofifah Luruskan Rekomendasi DPRD Sesuai Kewenangan Usai Paripurna LKPJ 2025

Next

Gubernur Khofifah di Harlah Muslimat NU ke-80: Jaga Ahlu Sunnah Wal Jamaah, Kuatkan Kemandirian Umat

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.