Dispora Jatim Gelar Nobar di Grahadi, Ribuan Warga Saksikan Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Setelah Penantian 35 Tahun

Surabaya Motim – Suasana halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, bergemuruh pada Senin (5/10/2026) malam. Ribuan masyarakat tumpah ruah menyaksikan nonton bareng (nobar) final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Thailand yang digelar oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Timur.
Sejak sore hari, warga berdatangan mengenakan jersey merah kebanggaan dan membawa berbagai atribut Timnas Indonesia. Antusiasme luar biasa ini menjadi bukti besarnya dukungan masyarakat Jawa Timur untuk Garuda.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Jawa Timur, M. Hadi Wawan Guntoro, mengatakan, nobar ini merupakan bentuk fasilitasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memberikan ruang kebersamaan bagi masyarakat.
“Kami ingin masyarakat Jawa Timur bisa merasakan euforia dan kebahagiaan bersama dalam mendukung Timnas Indonesia. Alhamdulillah, ribuan warga hadir dan suasana di Grahadi sangat meriah,” tutur Hadi Wawan.
Untuk memberikan kenyamanan, Dispora Jatim bersama Pemprov Jatim menyiapkan dua layar LCD berukuran besar di beberapa titik halaman Grahadi, sehingga jalannya pertandingan dapat disaksikan dengan jelas dari berbagai sisi.
Tidak hanya tontonan, warga juga dimanjakan dengan sajian kuliner gratis dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Pedagang Kaki Lima (PKL). Beragam menu khas Jawa Timur tersedia, mulai dari tahu tek, tahu campur, nasi goreng, bakso, hingga nasi angkringan.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, yang hadir langsung di tengah-tengah warga, mengapresiasi semangat dan ketertiban masyarakat selama nobar berlangsung.
“Yang penting senang, tertib, masyarakat bisa mendapat kebahagiaan menonton timnasnya. Apapun hasilnya, kita bangga. Kalau menang, Alhamdulillah,” ujar Emil.
Menurutnya, perjuangan Timnas Indonesia yang tak kenal menyerah hingga detik terakhir harus menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Jawa Timur.
“Mudah-mudahan spirit ini menular untuk segala hal yang kita lakukan di Indonesia dan Jawa Timur. Kita mengapresiasi semua pemain yang menjaga agar Indonesia tetap kompetitif sampai detik-detik akhir,” pungkasnya.
Perjuangan Timnas Indonesia di final berlangsung sangat dramatis. Sempat tertinggal, Garuda akhirnya memaksakan hasil imbang 2-2 hingga 120 menit dan menang 4-2 lewat adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Gol Indonesia diawali dari gol bunuh diri Sanron Iklas pada menit ke-84 akibat tendangan bebas Dean James. Thailand sempat membalikkan keadaan menjadi 2-1 lewat gol Peeradol Chamratsamee pada menit ke-111, setelah sebelumnya Nicholas Mickelson mendapat kartu merah pada menit ke-81. Namun, Elkan Baggott menjadi penyelamat dengan gol penyama kedudukan pada menit ke-116.
Di babak adu penalti, kiper Emil Audero tampil sebagai pahlawan usai menepis tendangan Nattapong Sayriya. Sementara tendangan Sarach Yooyen membentur tiang. Empat eksekutor Indonesia, yakni Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama, menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 ini menjadi gelar perdana Timnas Indonesia di level Asia Tenggara dan mengakhiri penantian panjang selama 35 tahun untuk meraih trofi di ajang resmi senior. Capaian ini sekaligus menjadi modal berharga jelang Piala Asia 2027 di Arab Saudi, di mana Indonesia tergabung satu grup dengan Thailand, Jepang, dan Qatar.(*/ady)
