Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Ekonomi BisnisLumajang

Eks Lokalisasi Disulap Jadi Kampung Anggur

By admin
March 1, 2021

Lumajang, Motim-Pihak Kecamatan Sumbersuko segera menggelar Lomba Mural di Kampung Anggur yang terletak di RT 03, RW 02, Desa Sumbersuko. Saat ini pendaftaran calon peserta sudah dibuka.

Sekretaris Kecamatan Sumbersuko Isaac Hardy Yuwono menyampaikan, pihaknya mulai mensosialisasikan lomba tersebut. Sekalian menjaring calon peserta lomba.

“Untuk lombanya akan digelar pada hari Minggu, 28 Maret 2021,” ucapnya, Senin (1/3/2021).

Lanjutnya, dari sekian calon peserta pendaftar nantinya, akan disaring menjadi 35 tim. “Karena ada sekitar 35 bidang di sana, kan satu tim satu bidang,” ujarnya.

Pendaftaran akan ditutup pada 20 Maret 2021.Setiap calon peserta wajib menyerahkan konsep mural, paling lambat dikumpulkan di hari terakhir pendaftaran.

Pihaknya sudah menentukan tema dalam lomba mural tersebut. “Temanya lingkungan, seni budaya Lumajang, dan kearifan lokal Lumajang,” terang Isaac.

Lomba ini digelar untuk mendukung Program Kampung Anggur (Anggun, Giat, Unggul, Responsif).

“Karena salahsatu  parameternya kan Anggun,  jadi ada penataan lingkungan dan pengecatan tembok warna-warni,” katanya.

Isaac menambahkan, Kampung Anggur ini dibentuk, untuk merubah pandangan masyarakat pada lingkungan setempat yang telah dikenal sebagai eks lokalisasi.

“Jadi secara perlahan (pandangan tersebut) dikikis sedikit demi sedikit,” pungkasnya. (fit)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

9 Kasus dengan 12 Tersangka, 4 Pelaku Ditembak

Next

Hilang di Kandang, Sapi Ditemukan Terikat di Semak-semak

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.