Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
HeadlineHukum dan KriminalPemerintahanPeristiwaSurabaya

Gubernur Khofifah Beri Penghargaan Satyalancana Karya Satya Bagi ASN di Lingkungan Pemprov.Jatim

By Redaksi Memo Timur
October 14, 2025

Surabaya Motim – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Penyematan penghargaan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 60/TK/Tahun 2025 tanggal 19 Juli 2025 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya, sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian, loyalitas, dan disiplin para ASN dalam menjalankan tugas kenegaraan dan pelayanan publik.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur serta menegaskan integritas dan loyalitas sebagai fondasi mewujudkan ‘Jatim Tangguh Terus Bertumbuh’.

Dari total 982 ASN penerima Satyalancana Karya Satya untuk masa pengabdian selama 30 tahun, 20 tahun, dan 10 tahun. Penyematan Satyalancana Karya Satya dibagi dalam beberapa Sesi di Grahadi Surabaya.

Gubernur Khofifah menyampaikan rasa syukurnya atas dedikasi para ASN yang telah memberikan pengabdian terbaiknya kepada masyarakat dan pemerintah.

Ia menegaskan bahwa Satyalancana Karya Satya bukan sekadar simbol masa kerja, melainkan penghargaan atas integritas, disiplin, dan konsistensi dalam menunaikan tugas sebagai abdi negara dan pelayan publik.

“Saya menyampaikan selamat dan terima kasih kepada 982 ASN penerima Satyalancana Karya Satya. Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan negara atas pengabdian panjang, loyalitas, kerja keras, kerja profesional, dan komitmen panjenengan semua,” tuturnya ,Selasa(14/10/2025)

“Terima kasih atas dedikasi terbaiknya, dengan beragam prestasi, beragam penghargaan, dan beragam kemajuan. Sekali lagi terima kasih kepada panjenengan semua,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Gubernur Khofifah menekankan bahwa ketangguhan dan integritas ASN sejalan dengan semangat Jatim Tangguh Terus Bertumbuh.

Gubernur Khofifah didampingi Beberapa Kepala OPD Jatim , Kepala BKD jatim ,Kepala Dinsos Jatim, Kepala Disperindag Jatim, Kepala Bapenda Jatim , Kepala Dinas Perkebunan Jatim , Kepala Bakesbangpol Jatim dan Sekretaris DPRD Jatim serta Para Penerima Penghargaan Satyalancana Karya Satya di Gedung Grahadi Surabaya.

ASN tak hanya dibutuhkan untuk tangguh dalam kompetensi, tetapi juga dalam akhlak , loyalitas, dan tanggung jawab terhadap masyarakat. Dari ketangguhan itulah kepercayaan publik kepada pemerintah dapat tumbuh.

“Ketangguhan ASN adalah kunci agar Jawa Timur terus bertumbuh. ASN yang tangguh bukan hanya tangguh dalam kompetensi, tapi juga dalam integritas, loyalitas, dan tanggung jawab terhadap rakyat,” ujarnya.

“Karena dari ketangguhan itulah tumbuh kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Mari kita wujudkan tangguh dan tumbuh bersama,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah memperkenalkan filosofi “JATIM BISA”, yang menjadi semangat kolaboratif seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat Jawa Timur.

Filosofi ini merupakan akronim dari Berdaya, Inklusif, Sinergis, dan Adaptif (BISA), yang mencerminkan karakter utama ASN dalam bekerja dan melayani masyarakat.

“Filosofi JATIM BISA ini adalah spirit kebersamaan kita. ASN Jatim harus Berdaya dalam menghadapi tantangan, Inklusif dalam melibatkan seluruh elemen masyarakat, Sinergis dalam membangun kolaborasi lintas sektor dan wilayah, serta Adaptif dalam menyesuaikan diri terhadap dinamika zaman dan kebutuhan publik. Jika nilai-nilai ini hidup di setiap ASN, maka semangat ‘Jatim Tangguh Terus Bertumbuh’ akan menjadi nyata,” ungkapnya.

Gubernur Khofifah berpesan agar penghargaan ini menjadi pengingat moral dan amanah pengabdian, bukan sekadar tanda formalitas. ASN diminta menampilkan keteladanan dalam etika, disiplin, dan kinerja di setiap pelaksanaan tugas.

“Tanda kehormatan ini harus dimaknai sebagai pengingat untuk menjaga martabat profesi, menegakkan kedisiplinan, dan menampilkan keteladanan di setiap langkah pengabdian. Integritas adalah modal utama dalam pelayanan publik,” tegasnya.

Ia menutup sambutannya dengan ajakan agar ASN Jawa Timur terus memperkuat kolaborasi, inovasi, dan profesionalisme di semua lini birokrasi, demi mempercepat kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Mari terus jaga semangat pengabdian tanpa pamrih, bekerja dengan tulus dan profesional. Jadikan integritas dan loyalitas sebagai semangat bersama dalam membangun Jawa Timur yang tangguh dan terus bertumbuh,” pungkasnya.(*/ady)

Author

Redaksi Memo Timur

Follow Me
Other Articles
Previous

Setetes Darah adalah Harapan Kehidupan , Gubernur Khofifah Beri Tanda Penghargaan Satyalancana Kepada 604 Pendonor 75 Kali

Next

Gubernur Khofifah Tuntaskan Penyematan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 653 ASN Pemprov Jatim di Hari Kedua: Terus Perkuat Filosofi Kerja JATIM BISA

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.