Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper

Gubernur Khofifah Lantik Kepala DPRKPCK Jawa Timur dan 6 Pejabat Eselon II Pemprov Jatim, Dorong Digitalisasi dan Creative Financing

By Redaksi Memo Timur
July 15, 2026
Gubernur Khofifah Lantik Eselon II di Lingkungan Pemprov.Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya .

Surabaya Motim – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmi melantik enam pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pelantikan berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Selasa, 14 Juli 2026.

Langkah ini merupakan bagian dari penyesuaian struktur organisasi sekaligus upaya memperkuat kinerja perangkat daerah agar mampu menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin dinamis.

Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi serta rekomendasi yang telah dibahas dalam berbagai forum sebelumnya.

“Saya berharap tidak ada yang kurang dan tidak ada yang tertinggal dari layanan maupun kinerja di tempat yang baru, maupun di tempat sebelumnya,” tegas Khofifah.

Arif Endro Utomo dilantik Sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat ,Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur yang Baru mengantikan I Nyoman Gunadi.

Proses pengisian jabatan akan dilakukan secara bertahap untuk menjaga optimalisasi roda pemerintahan di Jawa Timur.

*Daftar Pejabat Eselon II yang Dilantik:*
1. *Heru Wahono Santoso*: Dari Kepala Bakorwil Madiun menjadi Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur. Merangkap sebagai Pelaksana Tugas Kepala Bakorwil Madiun.
2. *Iwan*: Dari Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Bappeda Jatim. Merangkap sebagai Pelaksana Tugas Kepala Disperindag Jatim.
3. *Budi Raharjo*: Dari Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM menjadi Kepala Bakorwil Jember.
4. *I Nyoman Gunadi*: Dari Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air.
5. *Arif Endro Utomo*: Dari Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Jatim menjadi Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya.
6. *Aftabuddin Rijaluzzaman*: Dari Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Jatim menjadi Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral.

*Dorong Digitalisasi dan Creative Financing*
Selain rotasi kepemimpinan, Khofifah menekankan pentingnya percepatan reformasi birokrasi, khususnya pada sektor pelayanan publik yang selama ini masih mengandalkan pertemuan tatap muka.

Ia secara khusus menginstruksikan Dinas ESDM Jatim untuk segera menyelesaikan aplikasi sistem perizinan digital.

“Di ESDM dalam waktu dekat akan diluncurkan aplikasi sehingga proses perizinan semaksimal mungkin bisa menghindari pertemuan face to face. Ketemu hanya di sistem,” ujar Khofifah.

Menurutnya, digitalisasi penting untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas kinerja pemerintah.

Di tengah tantangan fiskal, Khofifah juga meminta para kepala Organisasi Perangkat Daerah untuk tetap inovatif dan tidak menjadikan pemotongan anggaran sebagai alasan penurunan kinerja.

“Penyesuaian harus dilakukan. Jangan hanya mengatakan anggaran dipotong. Yang dibutuhkan adalah creative financing,” pungkasnya.

*Antisipasi Kekosongan Jabatan*
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono menambahkan, selain enam pejabat yang dilantik, masih ada enam jabatan lain yang saat ini sedang dalam proses pengisian.

Pemprov Jatim juga bersiap mengantisipasi kekosongan empat jabatan eselon II lainnya akibat pejabatnya memasuki masa pensiun hingga Desember 2026.(*/ady)

Author

Redaksi Memo Timur

Follow Me
Other Articles
Previous

Perkuat Ikhtiar Lahir dan Batin, Gubernur Khofifah Ajak Warga Jatim Istiqomah Bersholawat Bersama Gus Iqdam

Next

Kepala BAPPEDA Jatim di Lantik Gubernur Khofifah Bersama 6 Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemprov Jatim

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.