Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Daihatsu GranMax Blind Van, Solusi Praktis untuk Mendukung Kebutuhan Usaha
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Daihatsu GranMax Blind Van, Solusi Praktis untuk Mendukung Kebutuhan Usaha
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Daihatsu GranMax Blind Van, Solusi Praktis untuk Mendukung Kebutuhan Usaha
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Daihatsu GranMax Blind Van, Solusi Praktis untuk Mendukung Kebutuhan Usaha
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper

HUT ke-88 RSUD Dr. Soetomo, Khofifah Dorong Layanan Stem Cell Agar Warga Tak Lagi Berobat ke Luar Negeri

By Redaksi Memo Timur
October 29, 2026

Surabaya Motim – RSUD Dr. Soetomo Surabaya bersiap mengembangkan layanan _stem cell_ atau sel punca untuk memperluas akses pengobatan berkualitas di dalam negeri. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, berharap pengembangan layanan tersebut mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pengobatan di luar negeri sekaligus menghemat devisa negara.

Hal itu disampaikan Khofifah saat menghadiri puncak peringatan HUT ke-88 RSUD Dr. Soetomo di Surabaya, Kamis (29/10). Ia mengapresiasi capaian rumah sakit milik Pemprov Jatim tersebut, termasuk keberhasilan meraih akreditasi internasional _Joint Commission International_ (JCI) untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.

Menurut Khofifah, pencapaian itu mencerminkan kerja profesional dan terukur dari jajaran manajemen serta tenaga kesehatan RSUD Dr. Soetomo. Prestasi tersebut harus diiringi peningkatan mutu pelayanan dan akuntabilitas pengelolaan rumah sakit.

“Harapannya, masyarakat yang sebelumnya merasa lebih yakin berobat ke luar negeri kini juga percaya mendapatkan layanan di RSUD Dr. Soetomo,” ujarnya.

Khofifah menilai pengembangan layanan berbasis teknologi medis mutakhir menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat, salah satunya layanan _stem cell_ yang kini tengah dipersiapkan RSUD Dr. Soetomo.

Ia menyebut kebutuhan peralatan laboratorium menjadi salah satu tantangan pengembangan layanan tersebut. Namun, peluang kerja sama internasional mulai terbuka setelah adanya ketertarikan pihak Arab Saudi terhadap pengembangan fasilitas laboratorium yang diperlukan.

Jika didukung peralatan yang memadai dan izin operasional, layanan _stem cell_ diharapkan menjadi alternatif pengobatan dalam negeri yang mampu memenuhi kebutuhan pasien dengan standar berkualitas.

*Tunggu Perizinan*

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama RSUD Dr. Soetomo, Prof. Dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa, mengatakan pihaknya tengah menjalani proses perizinan layanan _stem cell_. Beberapa minggu terakhir, Kementerian Kesehatan telah melakukan verifikasi lapangan untuk perizinan pelayanan, sedangkan BPOM melakukan proses terkait Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB).

Selama ini, pengembangan _stem cell_ di RSUD Dr. Soetomo masih berfokus pada kegiatan berbasis riset. Setelah seluruh perizinan terpenuhi, rumah sakit dapat melangkah ke tahap pelayanan kepada masyarakat.

“Semoga dalam waktu dekat. Baru dilakukan verifikasi lapangan dan ada beberapa hal minor yang harus kami penuhi. Semoga tahun ini benar-benar bisa mandiri,” kata Cita.

Pengembangan layanan tersebut diharapkan memperkuat posisi RSUD Dr. Soetomo sebagai rumah sakit rujukan sekaligus memperluas pilihan pengobatan modern bagi masyarakat Indonesia.(*/ady)

Author

Redaksi Memo Timur

Follow Me
Other Articles
Previous

Gubernur Khofifah Buka Job Fair Inklusif 2026, Tersedia 4708 Lowongan Kerja Serta 718 Jabatan

Next

KPU Jatim Berhasil Tekan Golput, Ini Pantun Ning Lia yang Bikin Komisioner Meleleh

SeedbacklinkBanner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.