Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
NganjukPeristiwa

Jalan Desa Rusak Akibat Kendaraan Proyek

By admin
June 22, 2021

Nganjuk, Motim-Kerusakan Jalan desa Maguan Kecamatan Berbek Kabupaten Nganjuk terus terjadi, akibat sering dilalui kendaraan besar proyek strategis waduk semantok.

Berdasarkan pantauan di lapangan, badan jalan di desa maguan tersebut bergelombang dan terdapat kubangan besar tak terhitung jari. Bahkan, terdapat pula badan jalan terbalut tanah merah di sejumlah titik yang menyebabkan jalan menjadi licin dan berdebu.

“Setelah atau ketika turun hujan badan jalan yang terbalut tanah sangat licin, rawan terjadi kecelakaan, terutama pengendara roda dua,” ujar salah seorang pengendara roda dua Riadi (33) warga desa maguan, kecamatan Berbek, ketika bersama wartawan, Jumat (18/062021).

Mengenai jalan bergelombang,  ia berpendapat seharusnya jalan tersebut rutin dilakukan tambal sulam agar kerusakan tidak semakin parah.

Sehingga tidak merugikan masyarakat mengingat Jalan desa merupakan jalan aktif untuk roda perekonomian.

“Kalau sering tambal sulam mungkin tidak seperti ini,” kata dia.

Sementara, Humas PT Abipraya Joko Utomo ketika dihubungi wartawan, tidak pernah ada tindak lanjut, dan di Whatshaap (WA) tidak pernah di balas.

Warga desa maguan, ketika ditemui di wartawan  mengatakan, “Seharusnya PT Abipraya sebagai perusahaan plat merah dapat memberikan perbaikan jalan dan dampak debu yang di akibatkan dump truk yang sering lewat di depan rumahnya, selama setahun proyek berjalan kami warga desa maguan belum pernah diberikan kompensasi, ” pungkas warga desa maguan yang tidak mau disebutkan namanya disini pada wartawan. (ISK)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Wadul Dewan,Guru Honorer Minta Optimalisasi Honor

Next

Dinkes Jatim Jadi Sorotan DPRD Jatim Terkait Serapan Anggaran

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.