Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
HeadlineJemberPeristiwa

Kakak-Adik Alami Kelainan Fisik dan Mental

By admin
November 22, 2021

Jember, Motim-Dua bersaudara di RT 17 RW 4, Dusun Bringinsari, Desa Jatimulyo, Kecamatan Jenggawah, mengalami kelainan fisik dan mental. Mereka adalah Rudi (18) dan Rosidi (11).

Keduanya merupakan anak dari pasangan Sayadi (50) dan Maryam (45).

Menurut Maryam, dia sebenarnya memiliki 5 orang anak namun tiga sudah meninggal dunia.

“Yang pertama keguguran, yang kedua ya Rudi ini. Kemudian anak ketiga namanya Sa’i meninggal umur 3,5 tahun. Yang keempat perempuan meninggal, dan yang terakhir ini Rosidi,” kata Maryam, Senin (22/11/2021).

Maryam menjelaskan, tiga anaknya yang meninggal kondisinya normal semua.

“Hanya Rudi dan Rosidi ini yang kondisinya begini (cacat),” ungkapnya.

Menurut Maryam, kondisi Rudi lebih sehat daripada Rosidi. Bahkan, ia sangat aktif terlebih saat ada orang yang menghampirinya.

“Kalau adiknya ini (Rosidi) gak bisa jalan mulai lahir. Jangankan jalan, mau membalikkan badan saja gak bisa,” kata Maryam.

Rudi sendiri pernah dibawa ke rumah sakit. Namun menurut Maryam, kondisinya tak bisa dirubah lebih baik.

Sementara Rosidi, sering mengalami panas tinggi bahkan tak jarang dia harus diopname di puskesmas.

“Rosidi ini juga tidak bisa melihat Pak,” katanya.

Sedikit gambaran kondisi Rudi dan Rosidi, keduanya memiliki kepala berukuran kecil dan agak lonjong ke atas. Kemudian rahangnya juga maju.

“Kalau saya sih hanya pasrah aja pak. Saya hanya bisa merawat semaksimal mungkin dan apa adanya,” kata Maryam.

Kondisi keluarga ini memang terbilang tidak mampu. Sayadi, suami Maryam, hanya bekerja serabutan.

“Sementara saya hanya bisa di rumah merawat anak-anak ini,” kata Maryam. (*)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Berencana Lapor Polda

Next

Pasang Pagar di Sekitar Rumah

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.