Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
HeadlineHukum dan KriminalPemerintahanPeristiwaSurabaya

Kapal Cepat Banyuwangi–Denpasar Siap Beroperasi Juni 2025, Percepat Akses Wisata dan Ekonomi

By Redaksi Memo Timur
June 3, 2025

Surabaya Motim – Kabar menggembirakan datang dari sektor transportasi laut Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meninjau langsung kesiapan pelayaran kapal cepat rute Banyuwangi–Denpasar yang dijadwalkan mulai beroperasi pada Juni 2025. Peninjauan dilakukan di Pelabuhan Boom Banyuwangi.

Kapal cepat ini akan memiliki spesifikasi panjang 70 meter dan lebar 5 meter, serta mampu mengangkut hingga 300 penumpang. Dengan estimasi waktu tempuh hanya 2,5 jam, kapal ini akan mempersingkat perjalanan dari Banyuwangi ke Denpasar secara signifikan. Rencananya, kapal akan berlabuh di Pelabuhan Serangan, Denpasar.

Gubernur Khofifah didampingi Kadishub Jatim Dr.Nyono,S.T.,M.T Tinjau Lokasi Pelabuhan Banyuwangi.

“Operasional layanan ini diharapkan mampu memperkuat layanan publik di sektor transportasi laut,” ujar Khofifah.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebelumnya telah mengembangkan Pelabuhan Boom Banyuwangi secara bertahap. Fasilitas yang telah dibangun antara lain dermaga pelayaran rakyat (Pelra) sepanjang 600 meter, dermaga khusus kapal pesiar (cruise), ground tank air bersih, hingga kantor UPT Pelabuhan Pengumpan Regional (PPR).

Gubernur Khofifah menyebut, layanan kapal cepat ini tidak hanya mendukung konektivitas antarwilayah, tetapi juga berpotensi besar mendongkrak sektor wisata dan ekonomi lokal.

“Kehadiran kapal cepat ini bisa membuka peluang masuknya wisatawan mancanegara ke Banyuwangi. Kalau respon pasar bagus, jumlah kapal akan ditambah,” ungkapnya.

Gubernur Khofifah menekankan pentingnya memaksimalkan konektivitas masyarakat dan distribusi barang melalui layanan transportasi laut yang efektif. Peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi target yang ingin dicapai melalui rencana ini.

“Next step kita akan luaskan layanan yang bisa membangun konektivitas lebih luas antara Banyuwangi, Sulawesi dan Kalimantan, sehingga akan mempermudah mobilitas barang dan jasa juga penumpang,” pungkasnya.(*/ady)

Author

Redaksi Memo Timur

Follow Me
Other Articles
Previous

Kapolrestabes Surabaya Terima Penghargaan di Hari Jadi Kota Surabaya ke -732

Next

Atlet Tarung Derajat UIN KHAS Jember Sabet Dua Perunggu di POMPROV Jatim III

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.