Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
LumajangPeristiwa

Lahar Dingin Semeru Terjang Truk Pasir di Sungai Besuksat

By admin
December 30, 2020

Lumajang, Motim-Sebuah truk pengangkut pasir yang beroperasi di sungai Besuksat, Desa Pasrujambe, Kecamatan Pasrujambe terjebak terjangan lahar dingin yang membawa material pasir dan batu dari kawasan Gunung Semeru, Rabu (30/12/20) sekira pukul 13.00 WIB.

Dari pantauan Memo Timur, pengemudi truk pasir berwarna kuning tersebut berhasil menyelamatkan diri dari terjangan lahar dingin, sedangkan truk pasir yang dikendarainya sengaja ditinggal di aliran sungai.

Saat lahar dingin menerjang truk berwarna kuning tersebut, terlihat kaca kanan, kiri dan bagian depan hancur. Sehingga air dari lahar dingin tersebut bisa keluar masuk melalui kap truk.

Banjir lahar dingin tersebut terjadi setelah hujan turun dengan intensitas yang tinggi dalam waktu yang lama. Hujan deras juga terjadi di beberapa wilayah Lumajang selama kurang lebih 4 jam.

Sedangkan di wilayah selatan, atau di sungai Bondeli terlihat lahar dingin menerjang tenda yang didirikan oleh para penambang pasir. Penambang yang berada di tepi sungai berusaha meneriaki rekan-rekannya yang masih berada di aliran sungai agar segera naik.

Kapala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Wawan Hadi ketika dihubungi menyampaikan jika pihaknya masih berada di lapangan. “Informasi lengkapnya masih nunggu rekan-rekan di lapangan Mas,” jawabnya singkat.

Wawan juga menghimbau kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi, agar terus berhati-hati. “Terus tingkatkan kewaspadaan, lebih baik menjauh dari lokasi,” tegasnya.(cw7)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Jembatan Bondoyudo yang Baru Resmi Dibuka

Next

Pulihkan Ekonomi Peternak Sapi, PTPN XII Salurkan Rp 9 Milyar Dana Kemitraan

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.