Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
LumajangPemerintahan

Lumajang 2022 Fokus Pemulihan Ekonomi melalui Usaha Mikro dan Pariwisata

By admin
March 31, 2021

Lumajang, Motim-Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2022 Kabupaten Lumajang digelar di Pendopo Arya Wiraraja, Rabu (31/3/2021). Musrenbang juga diikuti secara daring oleh Bakorwil V Jember, Bappeda Provinsi Jawa Timur, DPRD Kabupaten Lumajang, unsur kecamatan, organisasi masyarakat, LSM, anggota komunitas, sejumlah tokoh agama, dan tokoh mamasyarakat.

Dalam Musrenbang kali ini, salahsatu fokus di 2022 adalah untuk pemulihan ekonomi melalui percepatan usaha mikro dan pariwisata. Bupati Lumajang Thoriqul Haq berharap semua program yang direncanakan harus berdasarkan kepentingan masyarakat. Dirinya juga meminta agar tetap melakukan inovasi dan penyesuaian dengan kondisi yang dihadapi saat ini.

“Harapan saya, dengan seluruh keadaan kondisi yang kita hadapi tentu perencanaanya harus inovatif dengan penyesuaian keadaan, kita bisa melakukan akselarsi dengan penyelesaian permasalahan yang kita hadapi,” terangnya.

Sementara, Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, semua program yang direncanakan harus mempertimbangan asas pelayanan publik. Menurut Wabup, inti dari pemerintahan adalah pelayanan masyarakat. Oleh karena itu, program pemerintah harus mampu mengakomodir setiap kebutuhan masyarakat.

“Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan sesuai asas pelayanan. Meskipun dalam kondisi anggaran semakin sedikit dan terbatas, kita harus tetap memberikan pelayanan yang baik,” jelasnya. (fit)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Sempat Menolak, PDIP Akhirnya Ikut Bahas KUA – PPAS

Next

Baznas Lumajang Bersinergi dengan Karang Taruna

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.