Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper

Lumajang Dapat Jatah Sekitar 4 Ribu Vaksin Covid-19 di Tahap Pertama

By admin
January 4, 2021

Lumajang, Motim-Vaksin Covid-19 telah diterima pihak Pemprov Jawa Timur. Selanjutnya vaksin tersebut akan didistribusikan ke semua daerah. Untuk Kabupaten Lumajang, akan mendapat jatah sekitar 4 ribu vaksin di tahap pertama ini.

Kepala Dinas Kesehatan Lumajang, dr. Bayu Wibowo menyampaikan, di tahap pertama, vaksin memang diprioritaskan bagi tenaga kesehatan (nakes). “Nakes saja ada sekitar 4.600 sekian,” katanya, Senin (4/1/2021).

Pelaksanan vaksinisasi tahap pertama akan dilakukan sampai April mendatang. Untuk di Lumajang, masih belum diketahui kapan pastinya akan dilaksanakan. “Masih belum dijadwalkan,” ujarnya saat dihubungi Memo Timur.

Namun dr. Bayu menegaskan, vaksinisasi tahap pertama akan dilaksanakan di 25 puskemas dan 7 rumah sakit yang ada di Lumajang. Sementara petugas vaksinisasi yang sudah dilatih ada sekitar 180 orang.

Tidak semua nakes di Lumajang akan menerima vaksin tersebut. Karena kata dr. Bayu, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh nakes. Misalnya, ada nakes yang memiliki riwayat penyakit tertentu tidak  bisa divaksin.

“Termasuk yang sudah terpapar (Covid-19) tidak dapat. Karena dianggap sudah mempunyai kekebalan,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 di Lumajang tersebut.

Ia menambahkan, setelah tahap pertama ini selesai, kemungkinan yang akan divaksin adalah dari kalangan TNI/Polri. “Kemudian pelayan publik yang lain,” katanya. Baru kemudian nanti masyarakat umum. (fit)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Sempat di Jember Resmikan RS Rujukan Covid-19

Next

Sekolah Punya Kebijakan Sendiri Laksanakan PSB Atau Tidak

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.