Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
HeadlineJemberPeristiwa

Mayat Nyaris Tinggal Kerangka di Gunung Manggar

By admin
October 18, 2020

Jember, Motim – Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di kawasan hutan Gunung Manggar Petak 4 RPH Glundengan, Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan. Saat ditemukan, kondisi mayat cukup mengenaskan. Karena kondisinya dan nyaris tinggal tulang belulang. Kerangka dan tengkoraknya mulai terlihat, dan tubuhnya tergeletak di atas batang pohon yang ambruk.

Kapolsek Wuluhan AKP Musofa mengatakan, informasi penemuan mayat itu diterima kepolisian, Sabtu (17/10) sore, sekitar pukul 16.30. “Selanjutnya, kami bersama koramil, puskesmas, relawan BPBD, RAPI 06, dan perangkat Desa Kesilir, mengevakuasi mayat dan dibawa ke RS Soebandi,” terangnya.

Musofa menerangkan, lokasi penemuan mayat itu berada cukup jauh dari perkampungan. Untuk menuju lokasi, petugas memakan waktu hingga 40 menit. Petugas harus jalan kaki, karena akses menujuk tempat kejadian perkara (TKP) tak bisa dilalui kendaraan. “Di tubuh korban masih melekat baju rangkap dua. Sedangkan kondisinya membusuk dan hampir mengering,” jelasnya.

Ditanya apakah korban seorang penambang emas ilegal, menurut Musofa kemungkinannya cukup kecil. Karena lokasi penemuan cukup jauh dari kawasan illegal mining. Bahkan, dia berkata, pihak Perhutani juga baru melihat sosok orang yang ditemukan tewas tersebut. “Di lokasi penemuan juga tak ada lubang bekas tambang. Mungkin pencari kayu, atau orang gila,” ujarnya.

Hingga kini, dia mengungkapkan, polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Pihaknya juga belum bisa memastikan apa yang menjadi penyebab kematian korban. Tapi berdasarkan kondisi jasadnya, korban diduga telah meninggal satu bulan sebelum jasanya ditemukan. “Untuk jenis kelaminnya laki laki,” pungkasnya. (sp)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Satlantas Bondowoso Gencar Lakukan Edukasi Protokler Covid-19

Next

Pj Bupati Sidoarjo Minta Hari Sabtu dan Minggu Layanan Kependudukan Dibuka

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.