Meriah! Gubernur Khofifah Lesehan Bersama Ribuan Warga Nobar Final Piala Dunia 2026

TVRI Jatim dan Pemprov Jatim Gelar “Bola Gembira” Serentak di 114 Titik se-Jatim
Surabaya Motim – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membaur bersama sekitar 4.500 masyarakat dalam kegiatan nonton bareng final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (20/7/2026) dini hari.
Masyarakat yang hadir berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. Bahkan ada peserta dari berbagai negara yang sedang berada di Jatim. Mereka sebelumnya mendaftar melalui link yang disediakan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jatim.
Kegiatan yang digagas TVRI Jawa Timur bersama Pemerintah Provinsi Jatim ini berlangsung meriah. Gubernur Khofifah bersama kepala perangkat daerah dan Forkopimda duduk lesehan bersama warga menyaksikan laga di layar lebar. Suasana akrab dan penuh kebersamaan terasa sejak awal hingga akhir pertandingan.

“Nobar ini bukan sekadar ajang menyaksikan pertandingan bersama. Ini menjadi ruang kebersamaan yang mempererat persaudaraan, memperkuat semangat persatuan, serta menghadirkan hiburan yang sehat dan edukatif bagi masyarakat Jawa Timur,” ujar Khofifah.
Untuk memeriahkan acara, Gubernur Khofifah juga membagikan doorprize kepada warga yang hadir. Hadiahnya beragam, mulai dari laptop, sepeda gunung, hingga kulkas.
*Sepak Bola sebagai Inspirasi Karakter*
Khofifah menyampaikan apresiasi kepada TVRI Jawa Timur dan seluruh pihak yang telah bersinergi menyelenggarakan nobar tersebut.
“Atas nama Pemprov Jatim, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada TVRI Jawa Timur beserta seluruh pihak yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan nonton bareng final Piala Dunia ini,” katanya.
Menurutnya, sepak bola mengandung banyak nilai kehidupan. Ada persatuan, kerja sama tim, nilai ekonomi, hingga persaudaraan antar daerah dan antar bangsa.
“Sepak bola mengajarkan sportivitas, kerja sama, disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah. Nilai-nilai inilah yang harus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari, baik saat bekerja, berkarya, maupun membangun Jawa Timur,” jelasnya.
Khofifah mengajak seluruh warga Jatim menjadikan momentum final Piala Dunia sebagai inspirasi memperkuat karakter dan solidaritas sosial.
“Jadikan sportivitas sebagai fondasi karakter, kebersamaan sebagai kekuatan sosial, serta semangat juang para atlet sebagai inspirasi untuk terus bergerak maju,” tuturnya.
Ia juga berterima kasih kepada perangkat daerah, TNI-Polri, tenaga kesehatan, relawan, panitia, dan pelaku UMKM yang mendukung terselenggaranya acara.
“Kolaborasi lintas sektor adalah modal penting mewujudkan Jawa Timur yang tangguh, inklusif, dan penuh inovasi,” pungkasnya.
*Disiarkan Serentak dan Dongkrak UMKM*
Kepala TVRI Stasiun Jatim, Syalom Salombe, mengatakan final ini menjadi rangkaian penutup siaran Piala Dunia 2026 oleh TVRI sebagai Official Broadcaster di Indonesia.
Ia bersyukur gelaran Piala Dunia mampu meningkatkan kunjungan ke laman TVRI hingga menjangkau 8,7 juta pengguna.
Ke depan, TVRI berkomitmen menghadirkan program-program yang diminati masyarakat, khususnya di Jawa Timur.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jatim, Hadi Wawan, melaporkan kegiatan ini mengusung tema “Nobar Bola Gembira: Final Piala Dunia 2026 Jawa Timur Menyambut Sang Juara Dunia – Sak Dulur, Sak Layar, Sak Tekad Menuju Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara”.
Nobar dilaksanakan serentak di seluruh kabupaten/kota dan Bakorwil se-Jatim. Selain di Grahadi, kegiatan juga digelar di lima Bakorwil, yaitu Malang, Pamekasan, Jember, Madiun, dan Bojonegoro, serta 114 titik melalui zoom di seluruh Jatim.
“Kami sengaja melibatkan UMKM agar masyarakat tidak hanya menikmati keseruan pertandingan. Ini bentuk dukungan kami agar pelaku UMKM juga merasakan manfaat ekonomi dari kegiatan ini,” kata Hadi.
Hingga akhir pertandingan 2 x 45 menit ditambah perpanjangan waktu, Spanyol keluar sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1-0. (*/ady)