Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Lumajang

Musim Panen, Harga Buah Manecu Relatif Murah

By admin
September 30, 2020

Lumajang, Motim – Salahsatu buah yang banyak dihasilkan petani Lumajang, kenitu atau lebih dikenal manecu memasuki musim panen. Setiap bulan September hingga Oktober, jalanan utara wilayah Lumajang selalu dibanjiri dengan para penjual buah tersebut.

Soal harga, buah ini bukan tergolong buah yang relatif murah. Apalagi saat musim panen. Harganya sangat terjangkau oleh semua kalangan masyarakat. Buah tersebut, ditanam secara organik tanpa menggunakan bahan kimia ataupun pestisida.

“Dengan harga yang murah, tentunya tanpa pestisida, ini buah lokal ini organik betul,” kata Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati, ketika mendatangi pedagang manecu di Kecamatan Klakah, Rabu (30/9).

Ia menegaskan, meskipun buah manecu bukan merupakan buah khas Lumajang, namun dirinya yakin salah satu daerah penghasil buah manecu terbanyak adalah Kabupaten Lumajang. “Disini itu memang tempatnya Buah Kenitu, saya tidak tahu buah ini tumbuh didaerah mana, tapi yang saya tahu Lumajang adalah tempatnya,” terangnya.

Bahkan tahun lalu Pemkab Lumajang menggelar Festival ‘Manecu Na Dejeh’ dan direncakan menjadi agenda tahunan. Namun tahun ini acara tersebut batal digelar karena adanya pandemi Covid-19. (fit)

 

 

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Angka Covid-19 di Lumajang Sudah Capai 500 Kasus

Next

Lumajang Target 2 Minggu Keluar dari Zona Merah

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.