Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper

Nenek 90 Tahun Tewas Gara-gara Kejar Cucian

By admin
June 14, 2021

Jember, Motim-Seorang nenek berusia 90 tahun bernama Kamiti, warga Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, ditemukan meninggal dunia, mengambang di sungai Bedadung desa setempat, Senin (14/06/2021) pagi. Diduga kuat korban jatuh dan tenggelam saat berusaha menangkap cuciannya yang hanyut terbawa arus sungai.

Kanit Reskrim Polsek Rambipuji, Ipda Andreas Suryo menceritakan, awalnya korban pamit kepada anaknya pergi ke sungai untuk mencuci piring dan panci. “Selang beberapa menit kemudian, anak kecil yang sedang bermain di sungai berteriak karena melihat ada mayat yang mengambang di sungai,” jelas Andreas.

Saat warga menuju ke lokasi yang dimaksud anak kecil itu, ternyata mayat korban sudah tidak terlihat. Akhirnya warga berusaha mencarinya dengan menyelam ke dasar sungai.

“Mayat korban kemudian ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi awal ditemukan. Saat dipastikan bahwa mayat tersebut adalah Kamiti, warga langsung membawa jenazah korban ke rumah duka,” katanya.

Lebih jauh Andreas menjelaskan, atas kejadian tersebut pihak keluarga  menolak untuk dilakukan visum terhadap mayat korban dan menyatakan menerima bahwa korban meninggal dunia akibat kecelakaan. “Apalagi tidak ada tanda-tanda mencurigakan pada tubuh korban,” pungkas Andreas. (sp)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Diundang Pansus Covid – 19 DPRD Jember, Eks Pejabat Era Faida Kompak Tak Hadir

Next

2 Tahun Dapat Predikat Disclaimer dan OTW, DPRD Minta KPK Turun ke Jember

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.