Pamerkan Produk Kulit, Fashion Hingga Olahan Makanan, Booth Disperindag Jatim Jadi Etalase UMKM Unggulan di Jatim Fest 2026

Surabaya Motim – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur turut ambil bagian dalam gelaran Jatim Fest 2026 di Exhibition Hall Grand City Surabaya dengan konsep yang mewah, asri dan modern.
Dengan tulisan besar *DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN PROVINSI JAWA TIMUR* di bagian atas booth, stan ini didesain dengan dominasi kayu dan hiasan tanaman hijau menjuntai yang memberikan kesan natural dan elegan.
Booth Disperindag Jatim menjadi etalase bagi produk-produk Industri Kecil Menengah (IKM) unggulan binaan. Berbagai produk ditampilkan, mulai dari fashion muslim dan batik di gantungan tengah booth, hingga produk olahan makanan seperti *Dimar – Dimakan Marem* berupa kerupuk dan gurih daun patin di sisi kiri.
Di sisi kanan, terdapat brand-brand unggulan seperti *Q’rani* dengan produk tas dan dompet, serta *Lumos* dan *John* yang menampilkan produk kulit premium seperti tas kulit, ikat pinggang, dan aksesoris kulit buaya. Seluruh produk ditata rapi di rak-rak kayu minimalis.
Tak hanya itu, booth ini juga dilengkapi dua layar LED besar yang menayangkan video profil produk kulit dan fashion secara detail, sehingga pengunjung bisa melihat kualitas produk IKM Jatim.
Sejumlah pengunjung tampak antusias melihat-lihat produk dan berbincang dengan penjaga stand. Konsep booth yang terbuka membuat pengunjung leluasa untuk masuk dan mencoba langsung produk yang dipamerkan.
Keikutsertaan Disperindag Jatim ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang dibuka oleh Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak. Jatim Fest 2026 berlangsung pada 30 September hingga 4 Oktober 2026.
Melalui Jatim Fest 2026, Disperindag Provinsi Jawa Timur berharap produk IKM Jawa Timur semakin dikenal luas, naik kelas, dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional, sejalan dengan visi Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara. (*/ady)
