Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Lumajang

Pemuda Jambekumbu Patungan untuk Perbaiki Fasilitas Cuban Telu

By admin
January 18, 2021

Lumajang, Motim-Komunitas pemuda Dusun Carangkuning, Desa Jambekumbu, Kecamatan Pasrujambe terus lakukan perbaikan sarana dan prasarana wisata alam Cuban Telu. Akses jalan di sekitar tempat wisata tersebut diperbaiki menggunakan dana hasil patungan. Saat ini masih dilakukan pemasangan semen cor dan pembatas jalan.

Koordinator pemuda Carangkuning, Ahmad Syaiful Rizal saat ditemui Memo Timur menyampaikan jika selama pandemi ini wisata tersebut masih belum dibuka. “Belum, masih belum dibuka. Kita masih menyiapkan sarana dan prasarananya dulu, biar layak,” ucap Rizal.

Ia menambahkan, selama ini akses jalan menuju ke air terjun maupun goa masih licin. Apalagi jika musim hujan, khawatir pengunjung bisa terpeleset dan jatuh.

Rizal bersama kelompoknya melakukan kerja bakti setiap hari Sabtu, jika hari Minggu meskipun tutup masih ada saja pengunjung yang datang.

“Awalnya ada 42 pemuda yang ikut mengelolah wisata ini, sekarang tinggal 16 orang,” tambahnya. Menurutnya, anggota kelompoknya menyusut karena tidak ada dananya. Sehingga semangat untuk mengelolah wisata tersebut menurun.

Selama ini komunitas melakukan perbaikan dengan menggunakan dana pribadi atau patungan. “Karena kita kekurangan dana, akhirnya ada inisiatif untuk mengajukan pinjaman ke bank, setiap bulan kita urunan untuk mengangsurnya,” jelasnya.

Bukan itu saja, Rizal juga menyampaikan jika sudah 4 kali terjadi pergantian kepengurusan untuk mengelolah wisata tersebut. Menurutnya hal itu terjadi karena kurangnya dana.

“Ini sudah 4 periode, sebelumnya gagal karena terkendala dana. Kami berharap ada perhatian dari Pemerintah, supaya wisata ini bisa berkembang,” harap Rizal. (cw7)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Bantu Membungkus Nasi

Next

Perhutani SKPH Lumajang Produksi 426 Ton Getah Pinus Pertahun

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.