Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

Subscribe
Lumajang

Pengguna Elpiji 12 Kilogram di Lumajang Masih Sedikit

By admin
October 19, 2020

Lumajang, Motim – PT Pertamina dikabarkan akan menarik tabung biru elpiji 12 kilogram dari pasaran. Penarikan akan dilakukan secara bertahap dan menggantinya dengan tabung tabung bright gas 12 kilogram warna merah muda. Namun untuk di Lumajang, pengguna elpiji 12 kilogram masih sedikit.

Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) DPC Besuki, Soepratigto, ketika dikonfirmasi menyampaikan, untuk sementara tabung biru elpiji 12 kilogram masih ada. Namun secara bertahap akan diganti stoknya dengan bright gas 12 kilogram.

“Yang biru akan ditarik diganti yang bright gas warna pink,” katanya ketika dihubungi Memo Timur, Senin (19/10).

Ia menjelaskan, masyarakat tidak perlu khawatir, karena tidak ada perbendaan harga antara tabung warna biru dan merah muda. “Harganya sama, tidak naik. Yang biru kan stok lama,” ucap dia.

Soepratigto menambahkan, memang gas elpiji non subsidi tersebut mayoritas digunakan oleh kalangan menegah ke atas. Namun kata dia, untuk di Lumajang jumlah penggunanya terbilang masih sedikit. “Masih kurang,” tegasnya.

Dirinya menyebut, masih banyak orang-orang yang mampu seperti dari kalangan PNS, TNI-Polri yang menggunakan elpiji 3 kilogram atau bersubsidi. “Termasuk restoran dan hotel masih ada (yang menggunakan),” terangnya.

Pihaknya pun, akan kembali menggelar sosialisasi kepada masyarakat terkait hal ini. “Iya kita akan kembali melakukan sosialisasi,” pungkasnya. (fit)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Program Bedah Rumah dari Baznas Banjir Dukungan

Next

Kades Sumbersuko Tutup Usia, Swab Positif Covid-19

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.