Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper
Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

Memo Timur Memo Timur Memo Timur

Jujur - Cerdas - Berani

  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
  • Home
  • Jember
  • Headline
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Pemerintahan
  • Surabaya
  • Gresik
  • Bondowoso
  • Politik
Close

Search

  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi Bisnis
  • Epaper

PMI Jember Akan Gelar Simulasi Kebencanaan Bersama Warga

By admin
October 26, 2021

Jember, Motim-Mengantisipasi adanya bencana tanah longsor di Jember, PMI Jember akan menggelar simulasi bencana di Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari.

Pelaksanaan simulasi akan dilakukan pada tanggal 29-30 Oktober 2021, bersama dengan warga setempat.

Ketua PMI Jember Zaenal Marzuki mengatakan, tim relawan PMI Jember akan berkolaborasi dengan masyarakat desa Suci untuk melakukan simulasi bencana tanah longsor.

“Tim relawan PMI bersama warga Mandigu bakal bersinergi dan berkolaborasi untuk menggelar simulasi tanah longsor,” kata Zaenal, saat dikonfirmasi Selasa (26/10/2021).

Zaenal menyampaikan, relawan PMI Jember siap diterjunkan bila sewaktu-waktu terjadi bencana alam.

“Para relawan juga sudah dilatih secara khusus untuk menghadapi ancaman bencana alam yang biasa terjadi saat musim hujan seperti banjir bandang,  banjir genangan, tanah longsor, angin puting beliung dan sebagainya,” imbuhnya.

Ia menyampaikan, berdasarkan informasi dari BMKG puncak hujan di Jawa Timur akan terjadi pada bulan November hingga Februari 2022.

“Diperkirakan curah hujan juga akan meningkat, karena adanya pengaruh badai La Nina yang memicu peningkatan hingga 20-70 persen,” terangnya.

Dengan kondisi itu, pihaknya segera melaksanakan pendekatan secara preventif kepada masyarakat agar turut bersama-sama mengantisipasi bencana alam yang mungkin akan terjadi.

“Maka kita lakukan pelatihan dan simulasi disana yang merupakan rawan terjadi bencana,” tutupnya. (sp)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Upah Minimum Jawa Timur Akan Mengalami Perubahan

Next

DPRD Minta Pembentukan KPPS Pilkades Dikawal

Seedbacklink Banner BlogPartner Backlink.co.id
Copyright 2026 — Memo Timur. All rights reserved.